alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologi Tabrak Lari Bendahara Gestra Paranane FA, Teror Kasus Suap Liga 3 Jatim?

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 26 November 2021 | 19:12 WIB

Kronologi Tabrak Lari Bendahara Gestra Paranane FA, Teror Kasus Suap Liga 3 Jatim?
Polisi melakukan olah TKP peristiwa tabrak lari yang dialami Bendara Gestra Paranane FA di Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (26/11/2021). [SuaraMalang.id/Bob Bimantara Leander]

Kasus percobaan suap pertandingan Liga 3 Jatim yang melibatkan beberapa pemain Gestra Paranane FA telah dilaporkan ke Polda Jatim oleh PSSI.

SuaraJatim.id - Zha Eka Wulandari gagal memenuhi panggilan Polda Jatim terkait kasus dugaan upaya suap pertandingan Liga 3 Jatim, Jumat (26/11/2021). Sebab, Bendahara Gresik Putra (Gestra) Paranane FA itu jadi korban tabrak lari.

Peristiwa itu persisnya terjadi di Jalan Tirtomulyo, Desa Landungsari, Kabupaten Malang, Kamis (25/11/2021) pukul 18.20 WIB.

Kronologisnya, sepulang dari mengisi saldo elektronik tol di minimarket dengan mengendarai motor, Ia dan sang suami dipepet pengendara motor tak dikenal.

"Sampai nyenggol spion, dan habis menyalip dia mengetawain saya sama suami. Saya pikir ngapain arek-arek iku guyu (anak-anak itu tertawa)," kata dia, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga: Komdis PSSI: Ada Dugaan Suap ke Pemain - Ofisial Klub Liga 3 Jatim

Kurang lebih dua menit berselang, terdapat sepeda motor lagi. 

"Tapi sepeda motor itu menyalip dari kiri. Gak tau kecepatannya berapa pokoknya langsung jatuh," ujarnya.

Ia bersama suaminya pun terjatuh. Disinggung apakah ditabrak, atau ditendang, Zha mengaku tidak ingat persis lantaran peristiwanya berlangsung cepat.

"Gak ingat pokoknya langsung jatuh saja saya ndlosor (tersungkur) bersama suami," kata dia.

Zha dan suami kemudian ditolong oleh dua pengendara perempuan yang kebetulan melintas dan seorang warga setempat. Akibat peristiwa itu, Zha mengalami patah duga giginya dan luka di sikut dan lutut bagian kanan. Selain itu pelipis bagian kanan dan pipinya juga mengalami luka-luka.

Baca Juga: Persema Malang Dukung Pelaporan Kasus Dugaan Pengaturan Skor di Liga 3 Jatim

Lokasi kejadian minim pencahayaan dan tidak banyak warga yang melihat persis peristiwa tersebut.

"Waktu itu sepi memang ada wanita dua yang menolong, dan satu orang dari masjid menolong," kata dia.

"Saya pokoknya langsung di bawa ke RS Permata Bunda, Soekarno-Hatta waktu itu," imbuhnya.

Murni Kecelakaan atau Teror Kasus Dugaan Suap Liga 3 Jatim?

Akibat peristiwa tabrak lari itu, berbagai spekulasi berkembang. Ada dugaan bahwa Zha Eka Wulandari sengaja dicelakakan lantaran kasus upaya suap pertandingan Liga 3 Jatim yang melibatkan pemain dan kitman Gestra Paranane FA.

Seperti diberitakan, Gestra Paranane FA memecat dua pemain dan satu official terkait dugaan kasus pengaturan skor atau match fixing. Tiga orang yang dipecat itu berinisial AC, HPS, dan DGR. Mereka terindikasi terlibat dalam praktik kotor dugaan pengaturan skor pertandingan.

Komite Disiplin PSSI Jatim bahkan telah memutuskan sejumlah pihak terbukti bersalah terkait percobaan suap pada pertandingan Liga 3 Jatim yang mempertemukan Gestra Paranane FA dengan Persema Malang dan NZR Sumbersari.

Tak sampai di situ, PSSI telah resmi mengadukan kasus percobaan suap pertandingan itu ke Polda Jatim, Senin (22/11/2021). Polisi menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dugaan kasus suap Liga 3 Jatim, hari ini.

Apakah ada keterkaitannya peristiwa kecelakaan dengan dugaan teror proses hukum kasus percobaan suap pertandingan, Zha enggan berspekulasi. Namun jika benar, Ia menegaskan tidak akan pernah takut.

"Saya ya tetap berani bersuara. Mental tetap kuat," kata dia.

"Saya semakin yakin bahwa ada praktik-praktik seperti itu," imbuhnya.

Kontributor : Bob Bimantara Leander

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait