Dari Ubay bin Ka’ab, dia berkata; Rasulullah Saw berkata kepadaku, ‘Barangsiapa membaca surah ‘wal mursalat’, maka dia dicatat bukan bagian dari orang-orang musyrik.
Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad juga pernah berkata seperti ini tentang surah Al Mursalat.
Dari Nabi Saw; Barangsiapa membaca surah ‘wal mursalat’, maka dia terbebas dari kesyirikan.
Ada pula anjuran khusus yang sebaiknya dilakukan oleh seseorang yang telah membaca surah Al Mursalat, yakni membaca ‘amantu billahi wa bimaa anzala’. Hal ini berdasarkan sebuah hadits yang juga disebutkan dalam kitab Lamahatul Anwar wa Nafahatul Azhar. Bunyi hadits tersebut adalah sebagai berikut.
Baca Juga:Surah Alkahfi, Banyak Cerita di dalammya

Dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw bersabda; Jika salah seorang dari kalian telah khatam membaca ‘wal mursalati ‘urfa’, maka hendaknya dia mengatakan ‘amantu billahi wa bimaa anzala (saya beriman kepada Allah dan kepada apa yang Dia turunkan)’.
Dalam riwayat lain juga disebutkan, bagi siapapun yang membaca Surah Al Mursalat akan termasuk dalam golongan umat Nabi Muhammad. Dan Allah akan mengenalinya dengan mudah. Hadits tersebut yakni:
Abi Abdullah berkata, “Barangsiapa yang membaca surat wal-mursalati ‘urfa (Surat Al-Mursalat), maka Allah akan mengenalinya di antara ia dan Nabi Muhammad Saw.” (Tsawabul A’mal: 150)
Membaca surah Al Mursalat juga dipercaya dapat membantu kita memperoleh keadilan. Ini bermanfaat bagi seseorang yang tengah menjalani proses pengadilan dan hendak memenangkan kasusnya. Manfaat ini terekam dalam hadits berikut:
Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang membacanya (Surat Al-Mursalat), sedangkan ia berada di dalam peradilan seorang hakim, atau penguasa, maka Allah akan menolongnya untuk memenangkannya.” (Tafsirul Burhan, Juz 8: 188)
Baca Juga:Surah Attakwir, Hilangnya Ketentraman dan Kenyamanan Manusia Saat Hari Kiamat
Demikian tadi ulasan mengenai Surah Al Mursalat. Semoga bermanfaat dan menambah ketakwaan kita kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa.