Deretan Teknologi Canggih Sepanjang 2021, Dari Metavers Sampai Wisata Luar Angkasa

Sepanjang 2021 ditandai dengan banyak hal. Selain persoalan Pandemi Covid-19 yang memukul negara-negara di dunia, ada juga hal-hal lain yang menandai kemajuan peradaban.

Muhammad Taufiq
Kamis, 23 Desember 2021 | 08:49 WIB
Deretan Teknologi Canggih Sepanjang 2021, Dari Metavers Sampai Wisata Luar Angkasa
Ilustrasi teknologi informasi. (Shutterstock)

Salah satu penggunaan metaverse di dunia kerja adalah untuk rapat virtual, avatar berkumpul di sebuah ruangan kemudian mereka akan berbicara, memaparkan dokumen layaknya rapat bertemu langsung.

Film "Avatar" dari James Cameron pada 2009 lalu disebut-sebut sebagai salah satu gambaran metaverse.

Penggunaan metaverse di masa depan tidak sebatas pada dunia kerja. Seorang investor mata uang kripto dari Inggri bernama Pranksy membeli perumahan virtual di metaverse tahun lalu.

3. Semikonduktor

Baca Juga:Teknologi Digital Ciptakan Pembelajaran Jadi Lebih Menyenangkan

Pandemi virus corona, yang masih berlangsung, memberi pengetahuan baru bagi masyarakat bahwa gawai mereka tidak bisa melakukan apa-apa tanpa semikonduktor.

Semikonduktor, atau yang juga sering disebut chip, merupakan bagi gawai elektronik, terutama ponsel pintar, internet of things (IoT) dan mobil swakemudi.

Gawai, misalnya ponsel, membutuhkan chip ini untuk menggerakkan semua fitur yang dimiliki, termasuk sambungan ke sinyal seluler, fungsi kamera sampai game.

Maka itu, banyak perusahaan teknologi yang sangat khawatir ketika krisis semikonduktor, yang terjadi karena produksi chip terkendala pandemi, sementara permintaan gawai bertambah.

Krisis semikonduktor juga disebarkan sanksi dagang Amerika Serikat terhadap China.

Baca Juga:Nyinyiri Teknologi Metaverse, Elon Musk: Akan Seperti Masa Depan?

4. Satelit SATRIA-1

Di dalam negeri, Indonesia sedang membangun satelit multifungsi untuk meratakan jaringan telekomunikasi melalui SATRIA-1.

SATRIA-1 menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) atau satelit dengan kapasitas data yang besar.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menggunakan satelit ini khusus untuk menyelenggarakan layanan internet. Satelit ini memiliki kapasitas 150GBps.

Ketika sudah mengorbit pada 2023 nanti, SATRIA-1 akan bisa menghadirkan internet di 150.000 titik layanan publik, terutama di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Masih ada daerah di Indonesia yang belum terjangkau kabel serat optik sehingga sinyal internet 4G belum masuk di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak