facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penolakan Pembangunan Gereja di Surabaya, Bocah Jombang Meninggal Pasca Vaksinasi Covid-19

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 29 Desember 2021 | 07:42 WIB

Penolakan Pembangunan Gereja di Surabaya, Bocah Jombang Meninggal Pasca Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi gereja Surabaya. [Pixabay Tama 66]

Beberapa peristiwa yang menjadi sorotan di Jawa Timur pada Selasa (28/12/2021).

SuaraJatim.id - Rencana pembangunan gereja di Kelurahan Lakarsantri, Surabaya mendapat penolakan.  Alhasil warga terpaksa beribadah di ruko.

Diketahui alasan menolak pembangunan gereja karena lokasi dekat dengan rumah warga. Peristiwa ini menambah catatan intoleransi di Tanah Air Indonesia.

Kabar peristiwa selanjutnya datang dari Jombang. Seorang bocah Sekolah Dasar (SD) berinisial MBS (12) meninggal dunia sehari setelah mengikuti vaksinasi Covid-19, Senin (27/12/2021).

Berikut ini laporan lengkap SuaraJatim.id.

Baca Juga: Keributan Saat Bagi Bingkisan Natal di Pasuruan Berakhir Damai, Hanya Salah Paham

1. Geger Pembangunan Gereja Citraland Ditolak Warga, Tretan Muslim: Bangun Warnet Aja..

Penolakan pembangunan gereja di Kota Surabaya [Foto: Tangkapan layar Instagram]
Penolakan pembangunan gereja di Kota Surabaya [Foto: Tangkapan layar Instagram]

Tindakan intoleransi kembali terjadi baru-baru ini di Jawa Timur ( Jatim ). Kali ini terjadi di Kota Surabaya.

Pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) di wilayah Bukit Bali, Citraland, Kecamatan Lakarsantri Kota Surabaya mendapat penolakan dari warga.

Baca selengkapnya

2. Bocah Kelas VI SD di Jombang Ini Meninggal Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19

Baca Juga: Penjelasan Polisi Tentang Viral Warga Pasuruan Tolak Bagi-bagi Bingkisan Natal

Keluarga bocah kelas VI SD di Jombang [Foto: Beritajatim]
Keluarga bocah kelas VI SD di Jombang [Foto: Beritajatim]

Seorang bocah Sekolah Dasar (SD) berinisial MBS (12) asal Jombang Jawa Timur meninggal dunia sehari setelah mengikuti vaksin Covid-19, Senin (27/12/2021).

Anak dari pasangan pasangan Kaswan (50) dan Miyatin (58), warga Kecamatan Jogoroto itu mengalami demam tinggi dan muntah-muntah setelah mengikuti vaksinasi.

Baca selengkapnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait