Surat Al Baqarah Ayat 183, Berisi Tentang Perintah Berpuasa

Surat Al Baqarah ini membahas banyak perintah dan larangan hingga aturan di dalam agama Islam.

Nur Afitria Cika Handayani
Minggu, 02 Januari 2022 | 14:27 WIB
Surat Al Baqarah Ayat 183, Berisi Tentang Perintah Berpuasa
ilustrasi puasa (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Al Baqarah merupakan surat yang ke 2 di dalam Al Quran dan terdiri dari 286 ayat. Salah satu ayat yang cukup banyak dikenal di dalam Al Quran adalah Surat Al Baqarah ayat 183.

Al Baqarah merupakan salah satu surat yang populer, sebab surat ini berada di bagian awal Al Quran, tepatnya setelah surat Al Fatihah.

Surat yang turun di Madinah atau biasa disebut dengan Madaniyah ini mempunyai arti sapi betina.

Di dalam surat ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil. Surat ini membahas banyak perintah dan larangan hingga aturan di dalam agama Islam.

Baca Juga:Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah, Doa Dimudahkan dan Dilancarkan Rezeki

Selain di dalammya terdapat ayat kursi yang banyak dikenal umat Islam, di dalam surat ini terdapat ayat populer yang membahas tentang perintah puasa, yakni Surat Al Baqarah ayat 183. Terlebih saat Ramadhan tiba, banyak dai atau penceramah yang menggunakan ayat ini sebagai dalil.

Al-Baqarah ayat 183 berisi tentang salah satu ibadah wajib umat Islam, yakni puasa. Puasa merupakan rukun islam yang ketiga. Puasa adalah menahan diri dari makan, minum dan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Meskipun ayatnya singkat, ayat 183 ini memiliki arti dan makna yang sangat penting kepada umat Islam dalam menjalankan puasa. Dalam ayat itu ditegaskan jika ibadah puasa telah ditetapkan kepada umat-umat sebelumnya. Kemudian kewajiban puasa dipertegas di dalam ini.

Berikut bunyi Surat Al Baqarah ayat 183:

"Ya ayyuhallazina amanu kutiba 'alaikumus-siyamu kama kutiba 'alallazina ming qablikum la'allakum tattaqun"

Baca Juga:Surah Al Baqarah Ayat 183: Kewajiban Ibadah Puasa di Bulan Ramadan

Artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa". (QS Al Baqarah: 183).

Imam al-Alusi menerangkan, umat sebelum Nabi Muhammad terhitung sejak Nabi Adam sampai sekarang sebagaimana yang ditunjukkan dilalah keumuman lafadnya, yaitu isim mushul.

Penggambaran kewajiban puasa sebagaimana umat terdahulu memiliki arti tersendiri. Redaksi itu sebagai penguat hukum dan pemberi semangat dalam menjalankan ibadah puasa. Sebab, hal yang sulit jika dilakukan banyak orang dan menjadi kebiasaan, akan terasa ringan dan mudah.

Dalam ayat ini dijelaskan jika puncak orang yang berpuasa yakni menggapai ketakwaan. Puasa sebagai sarana bertakwa kepada Allah karena bisa menundukkan nafsu dan mengurangi sahwat yang menjadi jalan maksiat.

Imam Ibnu Kastsir berpendapat jika dalam ayat itu perintah ibadah piasa ditujukan kepada orang-orang yang beriman. Yang dimaksud orang beriman yaitu orang-orang yang membenarkan dan mengikrarkan keimanannya kepada Allah SWT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini