Mama Muda Surabaya Aniaya Balita Gegara BAB di Celana hingga Heboh Peserta Tahlilan Keracunan

Topik pilihan yang menjadi sorotan di Jawa Timur pada Kamis (24/2/2022).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 25 Februari 2022 | 09:05 WIB
Mama Muda Surabaya Aniaya Balita Gegara BAB di Celana hingga Heboh Peserta Tahlilan Keracunan
Terdakwa mama muda yang benturkan kepala balitanya ke tembok [Foto: Beritajatim]

SuaraJatim.id - Mama muda bernama Ari Sulistyo (24) jalani agenda sidang ketiganya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Terungkap penyebab Ari membunuh balitanya karena buang air besar (BAB) di celana.

Sementara, dua warga Dusun Kemuning, Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto mengalami keracunan disinyalir ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut.

Berikut informasi selengkapnya.

1. Mama Muda Surabaya Ini Benturkan Kepala Balitanya ke Tembok Hingga Tewas, Penyebabnya Cuma Gegara BAB di Celana

Baca Juga:Bupati Sidoarjo Terpapar Covid-19, Politisi PDIP Justru Geram Akibat Pernyataan Ini

Terdakwa mama muda yang benturkan kepala balitanya ke tembok [Foto: Beritajatim]
Terdakwa mama muda yang benturkan kepala balitanya ke tembok [Foto: Beritajatim]

Binatang saja tak akan tega membunuh anaknya sendiri. Tapi kasus di Surabaya ini menjungkirbalikkan nalar manusia.

Bagaimana tidak, seorang ibu tega membenturkan kepala balitanya sendiri yang masih berusia 4 tahun ke tembok. Bukan cuma sekali, tapi dua kali Ia menganiaya balitanya sampai tewas itu.

Baca selengkapnya

2. Kasus Dua Warga Mojokerto Keracunan Usai Minum Kopi Saat Acara Tahlilan, Sengaja Diracun?

Tempat pembuatan kopi diduga beracun di Mojokerto [SuaraJatim/Zen Arifin]
Tempat pembuatan kopi diduga beracun di Mojokerto [SuaraJatim/Zen Arifin]

Ponisri (47), pemilik warung kopi dan Nur Ahmadi (40), keduanya warga Dusun Kemuning Desa Brayublandong Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto keracunan. Disinyalir ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut.

Baca Juga:Pelaku Pembunuh Kakak dan Adik di Sidoarjo Divonis Seumur Hidup

Indikasi itu diperkuat dengan informasi yang didapat Jali, Kepala Dusun Kemuning. Pria berusia 48 tahun itu menuturkan, Samino Putro (45), suami Ponisri mengatakan kepada para tetangga jika dalam waktu dekat akan adanya tahlilan di rumahnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini