Gubernur Khofifah Masih Kebingungan Kenapa Minyak Goreng Langka di Jatim: Harusnya Surplus..

Saat terjadi kelangkaan minyak goreng di wilayah Jawa Timur. Sejumlah daerah, termasuk pemprov menggelar operasi minyak goreng di sejumlah daerah.

Muhammad Taufiq
Minggu, 06 Maret 2022 | 10:45 WIB
Gubernur Khofifah Masih Kebingungan Kenapa Minyak Goreng Langka di Jatim: Harusnya Surplus..
Ilustrasi minyak goreng yang ada di display sebuah minimarket. [Istimewa]

Sejak 2 hari lalu hingga 8 Maret, terang Khofifah, pihaknya akan menggelontorkan 3.500 ton atau 3,5 juta kilogram minyak goreng kemasan dan pada 9 Maret juga akan datang lagi sebanyak 4 ribu ton minyak goreng.

"Harapan kita kebutuhan pasar bisa terpenuhi, sambil nunggu distributor dan produsen minyak goreng supaya kalau ada stok segera mengeluarkan stok yang mereka punya, supaya upaya pemenuhan minyak di Jatim bisa segera terpenuhi seperti sedia kala," ujarnya.

Khofifah juga memuji peran APPMGI yang gerak cepat dalam pemenuhan kebutuhan minyak goreng di tengah masyarakat. Pendistribusian difokuskan untuk pasar tradisional dan toko-toko non retail modern.

"Apalagi semakin mendekati bulan puasa, nanti dikhawatirkan ada panic buying. Jadi terus bergerak mendistribusikan ke pedagang non pasar retail modern. Jd kita ingin menembus pasar tradisional dan toko-toko peracangan," tutur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat Operasi Pasar Minyak GorengMurah di Lamongan.

Baca Juga:Warga Lubuklinggau Antre di Minimarket hingga Malam Hari, Berburu Minyak Goreng Murah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini