facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Bentrok Warga di Sapeken Sumenep, Lima Orang Terluka

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 05 Mei 2022 | 00:45 WIB

Geger Bentrok Warga di Sapeken Sumenep, Lima Orang Terluka
Ilustrasi tawuran di Sapeken Sumenep. [Antara]

Terjadi perkelahian massal alias tawuran di Dusun Tembing, Desa Sepanjang, Pulau/ Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

SuaraJatim.id - Terjadi perkelahian massal alias tawuran di Dusun Tembing, Desa Sepanjang, Pulau/ Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Akibatnya, lima orang terluka akibat perkelahian tersebut.

Kelima korban terluka, yakni Jiqri Ikramullah (30), Mashura (40), ibu rumah tangga, Supandi (35) mengalami luka tusuk ikan pari di bagian punggung, Sutama (55) mengalami luka robek pada bagian kepala.

Kemudian, Abdul Gazi (35) mengalami luka robek pada pelipis mata sebelah kiri. Kelima korban tersebut seluruhnya warga Dusun Tembing, Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken.

Penganiayaan secara bersama-sama itu terjadi di Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken. Tersangka pelakunya dua orang,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengutip dari Beritajatim.com, Rabu (04/05/2022).

Baca Juga: Pulang Tarawih, Warga Jember Dianiaya Secara Keji hingga Tewas

Kronologis kasus dugaan penganiayaan atau pengeroyokan itu bermula saat korban Jiqri Ikramullah berada di rumahnya, di Dusun Tembing, Desa Sepanjang, didatangi terduga pelaku bernama Syaiful dan Khalib beserta dua temannya, warga Dusun Pelat, Desa Tanjung Kiaok, Kecamatan Sapeken.

Mashura keluar menemui mereka. Namun tiba-tiba Syaiful dan Khalib langsung menampar Mashura. Saat Jiqri Ikramullah datang, langsung ditarik oleh Khalib hingga sama-sama terjatuh dari teras. Setelah itu Syaiful melompat ke arah Jiqri. Kemudian Syaiful dan Kalib beserta dua orang temannya melakukan penganiayaan terhadap Jiqri Ikramullah.

Tak berselang lama, datang Muzammir bersama beberapa warga untuk melerai dan mengamankan Syaiful dan Kalib beserta dua orang temannya. Mereka dibawa ke rumah Muzammir.

Setelah Syaiful dan Kalib beserta dua orang temannya hendak pulang dari rumah Muzammir, mereka dihadang oleh beberapa warga Dusun Tembing Desa Sepanjang, hingga terjadi keributan dan beberapa orang mengalami luka.

Dalam penganiayaan bersama-sama itu, Syaiful, tersangka pelaku penganiayaan juga mengalami luka di pelipis sebelah kiri.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Suami ke Istri di Indekos Denpasar Diselesaikan Dengan Perdamaian

“Akibat penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama, tersangka pelaku bisa terancam dengan pasal 170 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 8 tahun penjara,” terang Widiarti.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait