facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kecelakaan Maut Tol Surabaya-Mojokerto, Mabes Polri Turun Tangan Investigasi Kasus

Muhammad Taufiq Selasa, 17 Mei 2022 | 11:30 WIB

Kecelakaan Maut Tol Surabaya-Mojokerto, Mabes Polri Turun Tangan Investigasi Kasus
Kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto [Foto: Beritajatim]

Mabes Polri turun tangan melakukan investigasi kasus kecelakaan bus maut di Tol Surabaya-Mojoketo KM 712 yang menewaskan 14 orang.

SuaraJatim.id - Mabes Polri turun tangan melakukan investigasi kasus kecelakaan bus maut di Tol Surabaya-Mojoketo KM 712 yang menewaskan 14 orang.

Insiden maut tersebut menyita perhatian Tim Traffic Accident Analysis (TAA). Seperti dijelaskan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto.

Kombes Pol Dirmanto mengatakan, tim tersebut bakal membantu mekanisme olah TKP yang dilakukan oleh Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto Kota dan Ditlantas Polda Jatim.

Mantan Kapolsek Wonokromo Polrestabes Surabaya itu, tidak mengetahui secara rinci perihal waktu pasti proses tahapan olah TKP tersebut.

Baca Juga: Tak Ada Jejak Pengereman, Bus Tabrak Guardrail Sebelum Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto

Dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Ia memastikan proses investigasi tersebut akan berlangsung pada Selasa (17/5/2022) hari ini.

"Hari ini akan ada perkuatan olah TKP Tim TAA Korlantas Mabes Polri, InsyaAllah pukul 8-9, akan melakukan olah TKP di Tol Surabaya-Mojokerto KM 712.400," ujarnya, Selasa (17/5/2022).

TAA merupakan sebuah metode yang dapat digunakan untuk menjelaskan kejadian perkara kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Dengan cara, merekam TKP, sehingga menghasilkan rekaman berupa foto atau video, yang dapat digunakan untuk merekonstruksi kejadian sebelum, sesaat dan setelah terjadinya laka lantas.

Dirmanto melansir update terbaru mengenai jumlah korban tewas dalam insiden tersebut, hingga pukul 17.00 WIB, tercatat jumlah korban tewas sejumlah 14 orang.

Baca Juga: 14 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Bus Maut, Gubernur Khofifah Terpukul

Jumlah tersebut, didapat dari 33 orang keseluruhan jumlah manifes orang di dalam bus termasuk, dua orang operator bus yang bertindak sebagai sopir utama dan sopir cadangan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait