facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Korban Tewas Kecelakaan Bus PO Ardiansyah Bertambah, Kondisi Pasien Memang Sudah Buruk Sejak Tiba di RS

Muhammad Taufiq Sabtu, 21 Mei 2022 | 09:10 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Bus PO Ardiansyah Bertambah, Kondisi Pasien Memang Sudah Buruk Sejak Tiba di RS
Korban kecelakaan bus PO Ardiansyah bertambah di Mojokerto [Foto: Beritajatim]

Kemarin seorang pasien korban kecelakaan Bus PO Ardiansyah yang dirawat di RS Dr Wahidin Sudiro Husodo meninggal. Dengan demikian untuk korban meninggal bertambah jadi 16.

SuaraJatim.id - Kemarin seorang pasien korban kecelakaan Bus PO Ardiansyah yang dirawat di RS Dr Wahidin Sudiro Husodo meninggal. Dengan demikian untuk korban meninggal bertambah jadi 16 orang.

Sebelumnya, seorang pasien juga dikabarkan tewas lagi di RS saat menjalani perawatan usai peristiwa kecelakaan tragis bus di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto KM 712 pada Senin, 17 Mei 2022 lalu.

Pasien terakhir yang tewas ini bernama Nura’i (58) Warga Benowo 3 RT 02 RW 02, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Pasien ini meninggal Jumat (20/5/2022) sekira pukul 19.30 WIB.

Nura'i ini merupakan korban meninggal ke-16. Demikian disampaikan Supervisor Pelayanan, RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dr Winarni.

Baca Juga: Kejaksaan akan Kirim Surat P-17 Terkait Kasus Penemuan Uang Miliaran di Exit Tol Mojokerto

Nura'i ini pasien rujukan dari RS Emma Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. “Pasien dirujuk pada Selasa kemarin, kondisinya memang sudah jelek. GPS sudah tidak sadar,” katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.

Masih kata dr Winarni, pihak rumah sakit langsung melakukan tindakan sesuai prosedur. Namun karena kondisi yang sudah tidak memungkinkan sehingga pasien dinyatakan meninggal sekitar pukul 19.30 WIB di hari ketiga setelah pasien dirujuk.

“Jam 19.30 WIB, pasien dinyatakan meninggal oleh dokter spesialis. Yang jelas kalau kondisinya seperti itu, luka dalam yang hubungannya dengan kepala," ujarnya.

"Sudah tidak sadar, pasien sama sekali sudah respon sehingga RS Emma dipindah ke sini. Pasien sudah dilakukan tindakan sesuai SOP,” katanya.

Sehingga dengan meninggalnya pasien Nura’i, rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto sudah tidak lagi merawat pasien korban kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah.

Baca Juga: Sebelum Antar Rombongan Warga Benowo, Sopir Bus PO Ardiansyah Konsumsi Narkoba

Dengan meninggalnya Nura’i, total ada 16 korban meninggal akibat kecelakaan di Jalan Tol Sumo KM 712+200/A.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait