Saat itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto belum merespon ketika dikonfirmasi akan melakukan pengecekan terkait hal ini. Dirmanto mengaku masih akan mengecek informasi tersebut lebih dulu.
"Nanti saya akan melaukan pengecekan," katanya. Namun informasi yang beredar menyebutkan kalau Agung dibekuk pada pukul 18.30 WIB, Ia telah di amankan tim cyber mabes polri dan di bawa ke Polsek Dagangan untuk dimintai keterangan.
Saat penangkapan, Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo ditemani Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Danang Eko Abrianto terlihat berada di Mapolsek Dagangan.
Namun, hingga Kamis pagi belum ada keterangan resmi dari pejabat terkait tentang penangkapan pemuda tersebut. Sesuai informasi Kamis pagi yang bersangkutan dibawa ke Mabes Polri guna proses lebih lanjut.
Baca Juga:Sebut Bjorka Harus Ditindak Tegas, Moeldoko: Kalau Kita Abai Kita Dianggap Lemah
Sampai hari berikutnya, Jumat (16/09/2022), Polres Madiun tidak juga merilis atau membuka informasi tersebut. Kasi Humas Polres Madiun saat dihubungi hanya menjawab singkat dengan hanya meminta waktu. "Mohon waktu ya," demikian keterangan Kasi Humas Polres Madiun.
Setelah penangkapan itu, belakangan muncul video keterangan dari seseorang yang diduga merupakan ibu MAH. Keseharian MAH disebut hanyalah seorang pedagang es di pasar.
Dalam video tersebut, orang tua MAH juga mengklaim anaknya tidak memiliki komputer. "Kita orang nggak punya, makan sehari-hari aja repot," tuturnya seperti dikutip dari akun Instagram @majeliskopi08.
Siang tadi, Agung juga dikabarkan telah dipulangkan. Ia terbukti bukan hacker Bjorka ataupun terlibat kegiatan peretas yang menghebohkan Indonesia akhir-akhir ini.
Hanya seorang penjual es
Surihatin menyebut anaknya itu hanya seorang penjual es di daerahnya di Dusun Mawatsari Desa Banjarsari Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Ia juga disebut-sebut sudah pulang.