Dengan adanya temuan model bangunan tersebut, sebenarnya menjadi pembeda dalam konteks pemukiman di masa Kerajaan Majapahit.
"Hal ini membedakan antara pemukiman orang biasa dengan bangsawan. Dalam kitab Negarakertagama itu pemukiman warga biasa kan berbanjar, jadi tidak punya pagar. Kalau yang punya pagar. Kalau yang punya pagar itu bisa keraton, puri, bisa pemukiman bangsawan, atau kerabat keraton," jelasnya.