"Moment of Silence" di Laliga Spanyol Untuk 125 Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Malang

Tragedi di Kanjuruhan Malang yang menewaskan 125 suporter menjadi sorotan dunia. Laliga SPanyol--salah satu kompetisi elite di dunia pun menggelar "a moment of silence."

Muhammad Taufiq
Minggu, 02 Oktober 2022 | 19:54 WIB
"Moment of Silence" di Laliga Spanyol Untuk 125 Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Malang
Moment of silence di Laliga Spanyol untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang [Foto: Twitter]

Sementara itu Ketua PSSI Iwan Bule mengatakan Arema FC dikenai sanksi tidak boleh menggelar pertandingan di Kanjuruhan. Kemudian Ia juga mengatakan Liga I sementara dihentikan sementara untuk menunggu proses investigasi.

Terkait sanksi PSSI ini, manajemen Arema FC tidak peduli. Manajer Arema FC Ali Rifki mengatakan lebih berfokus pada keluarga korban dan korban.

"Saya dari manajemen tidak peduli dan tidak memikirkan sanksi. Yang saya pikirkan keluarga korban dan korban," ujarnya saat mendatangi Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022) petang.

Saat bertemu awak media, Ali terlihat menahan tangis. Ucapannya pun terdengar terbata-bata. Ia juga mengucapkan belasungkawa atas insiden nahas ini.

Baca Juga:Kapolri Ralat Jumlah Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Jadi Segini Jumlahnya, Ada yang Ganda

"Teman-teman turut berduka cita, sesuatu hal yang tidak kita inginkan bersama," ujarnya.

Ali mengaku, dirinya juga turut menggotong jenazah aremania saat peristiwa itu terjadi.

"Banyak yang meninggal, saya ikut angkat jenazah. Ini pukulan besar bagi kita semua," imbuhnya.

Rencananya, manajemen dan tim akan mendatangi para korban satu per satu pada esok hari, Senin (3/10/2022).

"Tim akan diajak bareng ke para korban. Saya kira tim dan pemain semuanya shock. Tidak ada yang menginginkan ini," jelasnya.

Baca Juga:Beritanya Sudah Sampai Korea, Lee Min-ho Ucapkan Belangsukawa untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini