Kenaikan Harga BBM Picu Inflasi Jatim September Kemarin

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada September 2022 lalu, menjadi faktor terkuat kenaikan inflasi di Jatim. Sebab, biaya transportasi umum ikut naik pasca kenaikan BBM

Muhammad Taufiq
Rabu, 02 November 2022 | 17:00 WIB
Kenaikan Harga BBM Picu Inflasi Jatim September Kemarin
Ilustrasi inflasi. [Istimewa].

SuaraJatim.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada September 2022 lalu, menjadi faktor terkuat kenaikan inflasi di Jatim. Sebab, biaya transportasi umum ikut naik pasca kenaikan BBM itu.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kalau transportasi umum menyumbang 18,05 persen terhadap inflasi Jatim (yoy). Bahkan, akibat kenaikan BBM, semua harga berbagai komoditas naik.

Angka tersebut, didapatkan dari delapan kota yang menjadi tempat BPS Jatim mengambil sample. Diantaranya: Jember, Banyuwangi, Sumenep, Kediri, Malang, Probolinggo, Madiun, kemudian Kota Surabaya.

Dari daerah tersebut, tercatat total inflasi provinsi tersebut sebesar 6,65 persen (yoy). Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, inflasi di provinsi yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa itu, mengalami penurunan sebesar 0,04 persen.

Baca Juga:Peringatan Dini, Hujan Lebat Bakal Guyur Sejumlah Daerah di Jatim

Di September 2022 inflasi Jatim tercatat sebesar 6,80 persen (mtm). Dari daerah tersebut, Jember menjadi daerah tertinggi mengalami inflasi. Yakni sebesar 7,23 persen. Sementara daerah yang mengalami inflasi terendah berada di Probolinggo. Hanya 5,43 persen.

"Inflasi itu terjadi karena kenaikan harga. Ditunjukkan oleh kenaikan sebagian besar indeks kelompok pengeluaran," kata Kepala BPS Provinsi Jawa Timur Dadang Hardiwan, saat dihubungi SuaraJatim.id, Rabu 2 November 2022.

Juga tingkat inflasi secara year to date di bulan tersebut sebesar 5,55 persen. Sementara, tingkat inflasi komponen energi sebesar 18,13 persen (yoy). Dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,42 persen (mtm).

"Jika dibandingkan tiga tahun terakhir, inflasi Oktober 2022 jauh lebih tinggi ketimbang dua tahun sebelumnya. Di 2021, inflasi hanya sebesar 2,13 persen (yoy). Sementara, 2020 hanya 1,30 persen (yoy)," katanya menambahkan.

Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia

Baca Juga:Javeast Coffee Senilai Rp 6,2 Miliar Asal Jatim Diekspor Perdana ke Mesir

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak