Dengar Masih Ada Prostitusi dan Miras Ilegal di Surabaya, Eri Cahyadi: Kami akan Buat Pos-pos

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen memberantas prostitusi dan juga tempat atau penjual minuman keras.

Baehaqi Almutoif
Rabu, 01 November 2023 | 22:45 WIB
Dengar Masih Ada Prostitusi dan Miras Ilegal di Surabaya, Eri Cahyadi: Kami akan Buat Pos-pos
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, di Balai Kota Surabaya. [SuaraJatim/Dimas Angga]

SuaraJatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen memberantas prostitusi dan juga tempat atau penjual minuman keras.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat Apel Pam terkait Rekreasi Hiburan Umum (RHU) di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (1/11/2023).

"Saya terus terang ingin melibatkan banyak elemen yang ada di kota Surabaya. Jadi, saya juga masih mendengar banyak titik yang ada tempat-tempat anak-anak minuman keras di malam hari. Ada juga yang tempat-tempat yang katanya ada untuk prostitusi," ujar Eri Cahyadi kepada awak media.

Surabaya merupakan kota berakhlak, yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Karena itu, dia akan respons tegas terhadap RHU yang membandel ataupun praktik prostitusi liar di Kota Pahlawan.

Baca Juga:Polres Gresik Bongkar Praktik Prostitusi Online, PSK Didatangkan dari Kawasan Saritem

"Saya bilang, saya sampaikan bahwa surabaya ini kota beraklak, kota yang menjujung tinggi akidah agama, kota toleransi, yang memegang teguh peraturan perundangan, seperti ini lah. Maka kita jaga kota surabaya ini, satu dalam kondisi aman," jelasnya.

Pihaknya akan segera membuat pos-pos untuk memudahkan petugas menanggulangi tindakan prostitusi dan penjual minuman keras.

"Kita hilangkan yang seperti ini. Minum-minuman keras. Makanya saya membuat saya minta warga membuat laporan kepada kami, sehingga kami bisa turun, dan kami akan buat pos-pos itu di seluruh wilayah Kota Surabaya dengan Satpol PP. Di setiap wilayah ada. Yang terdiri dari elemen-elemen yang ada," jelasnya.

Eri Cahyadi juga mengajak kepada semua masyarakat untuk turut membantu mengawasi.

"Prostitusi yo gak oleh (ya tidak boleh). Mosok awak dewe kate mundur (masa kita jadi mundur), mau jadi apa kota ini. Mau jadi apa anak cucu kita. Makanya saya bilang. Kota Surabaya boleh jadi kita metropolitan, kota besar itu boleh, tapi jangan pernah kita jadi kota besar tapi lupa agamanya," tandasnya.

Baca Juga:Update Transfer BRI Liga 1: Persebaya, Persib, dan Arema FC Buang Pemain, Persija Belum Bergerak

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini