Menurutnya, saat ini Indonesia mengalami krisis hoaks. Indonesia butuh pemimpin yang kuat dan tegas. Prabowo pun dinilai memiliki jiwa NKRI dan nasionalismenya kuat.
“Kami lihat ada pihak yang ingin merubah paham Indonesia jadi khilafah. Prabowo jelas menolak ajaran serta paham tersebut," tegasnya.
Samsuri juga menyebut Gibran sosok yang mewakili anak-anak muda. Adanya Gibran membuat anak muda bisa menitipkan aspirasinya serta keinginan anak-anak muda bisa diprioritaskan oleh eksekutif.
Kornas Petiga sendiri, kata Samsuri terdiri dari unsur kader yang pernah menjabat di tingkatan DPW dan DPC PPP, serta merupakan gerakan inisiatif dari Kader akar rumput yang masih setia menaruh dukungannya kepada Prabowo Subianto.
Dirinya menyatakan ada 17 kader PPP di antaranya dari Mojokerto, Gresik, hingga Pamekasan yang menyatakan dukungan ke Prabowo-Gibran.
"Kami semua masih aktif di PPP dan memiliki KTA. Saya sebagai ketua majelis pakar PPP Lamongan, dulu pernah jadi Ketua DPC PPP Lamongan. Di sini yang hadir teman-teman masih aktif di struktur PPP," katanya.
Ia tidak takut mendapat sanksi dari PPP karena tidak patuh keputusan partai yang sudah memutuskan mendukung Ganjar-Mahfud.
"Kami siap menerima konsekuensi. Nggak apa-apa disanski, karena hanya pak Prabowo yang layak, dan beliau juga bisa menyelamatkan PPP," tandasnya.
Sejumlah kader PPP yang turut hadir dan menjadi bagian Kornas PeTiga di antaranya Anggota GPK PPP Pamekasan Ismail, Anggota PPP Gresik KH M Nursan, dan Anggota DPC PPP Kota Mojokerto Imam Syafii.
Baca Juga:PAN Disebut Sudah 2 Kali Kalah Usung Prabowo, Zulhas Beri Jawaban Berkelas
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia