Kasus Pengeroyokan dan Penjambretan Dominasi Kejahatan Jalanan di Surabaya, 24 Orang Diamankan

Satreskrim Polrestabes Surabaya beserta polsek jajaran mengungkap sebanyak 17 kasus kejahatan jalanan.

Baehaqi Almutoif
Selasa, 04 Maret 2025 | 21:09 WIB
Kasus Pengeroyokan dan Penjambretan Dominasi Kejahatan Jalanan di Surabaya, 24 Orang Diamankan
Kapolrestabes Surabaya, Kombes pol Luthfie Sulistiawan menunjukan barang bukti kejahatan jalanan. [SuaraJatim/Dimas Angga]

SuaraJatim.id - Satreskrim Polrestabes Surabaya beserta polsek jajaran mengungkap sebanyak 17 kasus kejahatan jalanan, dengan total 24 tersangka diamankan, dalam kurun waktu Januari-Februari 2025.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, mereka yang diamankan rata-rata tersandung kasus pengeroyokan, tawuran hingga penjambretan.

"Ada 17 kasus dengan 24 pelaku, 20 pelaku dewasa dan 4 pelaku masih bawah umur. Dari sekian pelaku, ada yang membawa sajam, terlibat pengeroyokan dan jambret yang membuat resah di Surabaya," ujarnya di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (4/3/2025).

Luthfie menjelaskan, dalam momen Ramadan ini dirinya akan terus menggalakkan patroli dengan menerjunkan Tim Jogoboyo 97. Tujuannya untuk menindak segala gangguan keamanan dan kenyamanan warga Surabaya.

Baca Juga:Masuk Bulan Ramadan, Tawuran Gangster dan Perang Sarung Kembali Terjadi

"Komitmen kita, patroli akan terus kita gelar dan kita tindak tegas terhadap pelaku-pelaku yang membuat Surabaya terkesan tidak aman, supaya masyarakat Surabaya bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan terhindar dari pelaku-pelaku kejahatan," terangnya.

Sementara itu 2 dari 3 tersangka bentrok antar-pesilat di Jalan Banjarsugihan, Tandes, Surabaya yang turut dihadirkan di lokasi menjelaskan pengeroyokan bermula ketika kampungnya diserang oleh pesilat lain.

"Ada konvoi terus nyerang kampung saya, dilempari batu kampung saya. Terus saya kejar saya pukuli pakai tangan," ungkap pemuda berusia 20 tahun tersebut.

Selain itu, tersangka jambret hasil tangkapan Polsek Bubutan mengaku sudah beraksi sebanyak tiga kali. Alasannya, hasil jambret digunakan untuk mengobati anaknya yang sakit.

"Jambret 3 kali, handphone semua. Kerja bersih-bersih sampah. Main handphone terus tak saut gitu," tandasnya.

Baca Juga:Tawuran Berkedok Perang Sarung di Surabaya, 8 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 6 buah celurit, 3 bilah pedang, pisau, 2 kayu balok, paving dan kursi.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini