Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada

Aktivitas vulkanik kembali terjadi di Jawa Timur. Gunung Semeru erupsi dengan memuntahkan luncuran awan panas pada Jumat (9/1/2026) sore.

Riki Chandra
Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:08 WIB
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada
Gunung Semeru erupsi lagi pada Kamis (8/1/2026). [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  •  Gunung Semeru erupsi luncurkan awan panas hingga lima kilometer.

  • Awan panas berhenti pukul 16.01 WIB menurut BPBD Lumajang.

  • Warga diimbau jauhi DAS karena potensi banjir lahar.

SuaraJatim.id - Aktivitas vulkanik kembali terjadi di Jawa Timur. Gunung Semeru erupsi dengan memuntahkan luncuran awan panas pada Jumat (9/1/2026) sore.

Fenomena alam tersebut terekam jelas oleh petugas pemantauan dan berdampak pada peningkatan kewaspadaan di sekitar kawasan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, Gunung Semeru erupsi dengan awan panas yang mulai terekam sekitar pukul 15.13 WIB.

Awan panas tersebut meluncur sejauh 4 kilometer dari puncak kawah dan terus bergerak hingga mencapai jarak maksimal 5 kilometer.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat kondisi cuaca di sekitar gunung yang sedang diguyur hujan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Yudhi Cahyono, menyampaikan bahwa Gunung Semeru erupsi dalam durasi terbatas.

Ia menjelaskan erupsi awan panas tersebut berhenti sekitar pukul 16.01 WIB.

“Ini awan panas mulai terekam sekitar pukul 15.13 WIB dengan jarak awal 4 kilometer dan terakhir itu jaraknya 5 kilometer. Erupsinya sekarang sudah berhenti,” terang Yudhi, dikutip dari BeritaJatim, Jumat (9/1/2026).

Menurut Yudhi, setelah aktivitas awan panas berhenti, kondisi di sekitar Gunung Semeru masih dipengaruhi faktor cuaca.

Ia menyebutkan, wilayah lereng dan sekitar puncak gunung saat ini diguyur hujan dengan intensitas sedang. Situasi tersebut berpotensi meningkatkan risiko bencana susulan.

Selain awan panas, Pos Pengamatan Gunung Api Semeru juga melaporkan adanya getaran banjir lahar. Getaran tersebut tercatat memiliki amplitudo maksimal hingga 17 milimeter.

Kondisi ini menunjukkan adanya pergerakan material vulkanik yang terbawa aliran air hujan di kawasan alur sungai.

“Jadi, sekarang situasinya setelah awan panas berhenti di sekitar Gunung Semeru sedang hujan gerimis. Ada laporan getaran banjir juga dengan amplitudo 17 milimeter,” tambah Yudhi.

Seiring perkembangan tersebut, BPBD Lumajang mengeluarkan imbauan kepada masyarakat. Warga diminta menjauhi dan tidak melakukan aktivitas di daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu langsung dari Gunung Semeru.

Langkah ini penting untuk menghindari potensi dampak banjir lahar yang bisa terjadi sewaktu-waktu saat hujan turun di wilayah pegunungan.

“Tetap berhati-hati di DAS semeru, penduduk dan penambang tetap waspada dengan cuaca ekstrem yang bisa muncul banjir lahar. Ini juga harus waspada awan panas juga,” ungkap Yudhi.

Hingga Jumat sore, petugas terus melakukan pemantauan intensif dan menyampaikan pembaruan informasi terkait aktivitas vulkanik.

Gunung Semeru erupsi menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya lanjutan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak