-
Angin kencang rusak tujuh rumah di tiga kecamatan Pacitan.
-
BPBD Pacitan pastikan tidak ada korban jiwa bencana.
-
Cuaca ekstrem picu pohon tumbang dan atap rumah rusak.
SuaraJatim.id - Angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (24/1/2026) dini hari. Sedikitnya, tujuh rumah warga rusak akibat bencana tersebut.
Fenomena angin kencang berdampak di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ngadirojo, Pacitan Kota, dan Punung. Kerusakan didominasi pada bagian atap rumah warga serta tumbangnya sejumlah pohon yang menimpa bangunan dan fasilitas sekitar.
BPBD memastikan seluruh kejadian dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem sesuai peringatan dini dari BMKG.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, menjelaskan bahwa Angin Kencang Pacitan disertai potensi hujan deras telah meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di wilayah pesisir selatan Jawa Timur.
"Tim BPBD langsung diterjunkan untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat di lokasi terdampak," katanya, dikutip dari BeritaJatim.
Di Kecamatan Ngadirojo, sebuah pohon cengkeh tumbang dan menimpa rumah milik Ahmad Karmidi di Dusun Mukus, Desa Nogosari. Selain itu, dua rumah lainnya milik Bonasir dan Supandi di desa yang sama mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang.
BPBD Pacitan mencatat kerusakan tersebut terjadi pada dini hari saat sebagian warga masih berada di dalam rumah. Proses pembersihan material pohon tumbang dilakukan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat untuk menghindari risiko lanjutan.
Di wilayah Kecamatan Pacitan Kota, tepatnya Desa Bangunsari, atap baja ringan milik Wandi terlepas dan terhempas angin hingga mengenai jaringan listrik PLN. Masih di desa yang sama, rumah milik Hanif di Dusun Krajan juga rusak setelah tertimpa pohon salam yang tumbang.
BPBD segera berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan keamanan jaringan listrik. Langkah cepat dilakukan guna mencegah potensi bahaya lanjutan akibat kabel listrik terdampak material bangunan.
Kecamatan Punung turut terdampak Angin Kencang Pacitan, khususnya di Desa Kebonsari. Kerusakan tercatat pada rumah milik Wandi di Dusun Ngasem yang bagian atap dan dapurnya rusak. Rumah milik Paeran di Dusun Kayen juga mengalami kerusakan serupa.
Radite memastikan seluruh rangkaian kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Personel BPBD bersama pemerintah desa terus melakukan pengawasan dan penanganan lanjutan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.