-
Curanmor dipergoki warga usai tarawih di Jombang.
-
Satu pelaku dihajar massa dan motor dibakar.
-
Polisi amankan pelaku, satu lainnya buron.
SuaraJatim.id - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) usai salat tarawih di Desa Sumberjo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), berujung ricuh. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (18/2/2026) malam.
Terduga pelaku curanmor dihajar massa, sementara sepeda motor yang digunakan pelaku dibakar warga di tengah jalan desa sekitar pukul 21.00 WIB.
Peristiwa curanmor ini terjadi saat ratusan warga baru saja menunaikan ibadah tarawih. Ketenangan malam Ramadan mendadak berubah menjadi kepanikan dan amarah ketika dua orang yang diduga pelaku curanmor kepergok hendak mencuri sepeda motor milik warga.
Satu terduga pelaku curanmor berhasil diamankan warga, sedangkan satu lainnya melarikan diri. Warga yang geram kemudian meluapkan emosi dengan memukuli pelaku yang tertangkap dan membakar sepeda motor yang tertinggal di lokasi. Aksi pembakaran itu menjadi puncak kemarahan warga atas maraknya kasus curanmor di wilayah tersebut.
Berdasarkan keterangan warga, insiden bermula sekitar pukul 21.00 WIB. Warga yang baru selesai tarawih mencurigai gerak-gerik dua orang di sekitar permukiman.
Darmono (47), salah satu warga yang berada di lokasi, menjelaskan situasi saat itu. “Kami memergoki pelaku hendak mencuri motor. Langsung kami tangkap. Pelaku dihajar, motornya dibakar. Karena sudah dua kali warga kehilangan motor dalam waktu dekat,” ujarnya, dikutip dari BeritaJatim, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, keresahan warga memuncak setelah dua sepeda motor hilang dalam waktu berdekatan. Saat memergoki aksi tersebut, warga yang sudah bersiaga langsung mengepung terduga pelaku.
Satu pelaku berhasil ditangkap dan menjadi sasaran amuk massa. Sementara itu, sepeda motor milik pelaku disiram pertalite lalu dibakar hingga hanya menyisakan kerangka. Sorakan warga terdengar di tengah kobaran api yang melalap kendaraan tersebut.
Situasi mulai terkendali setelah petugas dari Polsek Plandaan tiba di lokasi. Polisi segera mengamankan pelaku yang sudah dalam kondisi babak belur.
Kapolsek Plandaan, AKP Sartono, membenarkan kejadian tersebut. “Satu pelaku sudah kami amankan di Mapolsek. Satu orang lainnya masih dalam proses evakuasi dan penjemputan dari TKP,” ujar AKP Sartono.
Terduga pelaku berinisial A, warga Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Saat berada di Polsek Plandaan, ia tampak telanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek, dengan darah mengucur dari hidungnya.