"Kalau disabel lansia kurang mampu di atas 70 tahun itu sifatnya charity. Tapi kalau untuk kemiskinan ekstrem, Zakat produktif itu sifatnya lebih pemberdayaan ekonomi. Harapan kita kalau yang Zakat produktif itu bisa apa memutus mata rantai rente di masyarakat," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pilar sosial yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan sosial di lapangan, mulai dari pendamping sosial, TKSK, TAGANA, SDM PKH Plus, hingga pendamping disabilitas.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program perlindungan sosial tidak terlepas dari peran para pilar sosial yang secara langsung mendampingi masyarakat dan memastikan bantuan diterima oleh mereka yang berhak.
"Semoga pengabdian panjenengan semua menjadi amal jariyah dan membawa manfaat yang luas bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Saya yakin pilar-pilar sosial akan terus menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perlindungan sosial yang semakin responsif dan tepat sasaran bagi masyarakat," tegasnya.
Baca Juga:Bromo Membeku! Salju Pertama 2026 Muncul di Lautan Pasir, Sensasi Dingin yang Memikat Dunia
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Gubernur Khofifah dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kota Probolinggo.
Ia menyebut sinergi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Probolinggo telah memberikan hasil positif terhadap penurunan angka kemiskinan di daerahnya sebesar 0,69 pada tahun 2025.
"Jika dilihat angkanya tampak kecil. Tapi dibandingkan lima tahun terakhir, kita hanya turun 0,2. Jadi ini suatu kebahagian tersendiri bagi kita semua," katanya.
"Terinspirasi Ibu Gubernur, semoga di dua tahun ini kami bisa terus menurunkan angka kemiskinan sampai dua digit. Dari 0,1 menjadi 4,1," tambahnya optimis.
Turut hadir dalam Sapa Bansos Kota Probolinggo, Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari dan Ketua TP PKK Kota Probolinggo Evariani serta ratusan masyarakat Kota Probolinggo penerima manfaat bansos. ***
Baca Juga:Buka Expo Konstruksi, Gubernur Khofifah Optimistis pada Penciptaan Lapangan Kerja di Jatim