- BBPOM Surabaya baru saja memusnahkan 97.676 tablet obat ilegal mengandung Tramadol.
- Peredaran Tramadol dan Trihexyphenidyl di Jatim merupakan kiriman dari Jawa Barat dan Jabodetabek yang dijual secara online atau melalui marketplace.
- Obat ilegal mengandung Tramadol dan Trihexyphenidyl menjadi pintu masuk ke narkoba.
Phaknya terus melakukan pengawasan terhadap sarana distribusi obat di Jawa Timur. sejauh ini tidak menemukan kebocoran berarti. BBPOM memastikan distribusi obat keras melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) hingga apotek memiliki mekanisme pengawasan.
“Kalau itu di apotek, kami ceknya itu memastikan bahwa oh ini betul disalurkan karena ada resep dokternya,” kata Yudi.
Namun demikian, pihaknya tetap menurunkan tim gabungan melibatkan BNN dan BIN guna melakukan pengawasan peredaran obat keras.
Pengawasan juga dilakukan di ruang digital yang tentu menjadi tantangan tersendiri. Pemantauan terhadap sejumlah platform digital terus dilakukan. Apabila menemukan akun atau produk yang melanggar, informasi tersebut diteruskan ke BBPOM pusat untuk proses penurunan konten atau take down.
Baca Juga:Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
Pihaknya juga berkerjasama dengan Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Juanda guna mendeteksi peredaran obat keras ini melalui udara. "Biasanya akan ketahuan setelah di X Ray," katanya.