Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana

Satgas PRR Aceh-NTT, Safrizal ZA, tegaskan pentingnya kehadiran cepat pemerintah pusat dalam tanggap darurat gempa Flores demi percepatan pemulihan.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:02 WIB
Dari Aceh ke Flores, Safrizal ZA Soroti Pentingnya Respons Cepat di Lokasi Bencana
Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah secara cepat di lokasi bencana setelah mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menangani dampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca 10 detik
  • Mendagri Tito Karnavian dan Safrizal ZA mendampingi penanganan gempa magnitudo 7,7 di Flores sejak 15 Agustus 2026.
  • Pemerintah pusat menyalurkan bantuan dana perbaikan rumah serta memprioritaskan pemulihan listrik dan ketersediaan pangan bagi warga.
  • Koordinasi lintas sektor dan percepatan pendataan kerusakan dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif.

SuaraJatim.id - Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah secara cepat di lokasi bencana setelah mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menangani dampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Safrizal yang sebelumnya menangani percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Aceh, langsung bertolak ke NTT bersama Mendagri setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada 15 Agustus 2026.

Selama lima hari di Flores, rombongan pemerintah pusat melakukan koordinasi lintas sektor, meninjau pengungsian, berdialog dengan warga, serta mempercepat penanganan kebutuhan dasar dan pendataan kerusakan.

Menurut Safrizal, kehadiran pemerintah sejak hari pertama menjadi bukti bahwa negara hadir untuk mendampingi masyarakat terdampak.

Baca Juga:Gempa Guncang Flores, BRI Peduli Sigap Bantu Warga dan Dukung Pemulihan Pascabencana

"Jadi sejak hari pertama gempa bumi, negara sudah hadir dan berbuat di lokasi bencana. Pemerintah pusat tidak tinggal diam. Ini membuktikan warga tidak sendiri menghadapi bencana," ujarnya.

Ia mengatakan percepatan pendataan menjadi salah satu kunci agar bantuan, khususnya untuk rumah warga yang rusak, dapat segera disalurkan. Pemerintah menyiapkan bantuan Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp70 juta bagi rumah rusak berat.

Selain pendataan rumah, pemerintah juga meminta daerah segera mendata kerusakan sekolah dan rumah ibadah. Sementara kebutuhan mendesak warga, seperti pemulihan listrik dan ketersediaan pangan, menjadi prioritas selama masa tanggap darurat.

Safrizal menilai pengalaman penanganan bencana di Aceh dan Flores menunjukkan bahwa respons cepat, koordinasi lintas sektor, serta data yang akurat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

"Manusia tidak bisa mencegah gempa bumi, tetapi dapat melakukan mitigasi dan membangun ketangguhan masyarakat sadar bencana," kata Safrizal.

Baca Juga:Gempa Pacitan Rusak 8 Bangunan di Trenggalek, Termasuk Balai Desa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini