Dicalonkan PWNU Jatim, Cicit KH Hasyim Asy'ari Usung Dua Agenda Besar untuk PBNU

Menurutnya, jumlah warga NU yang besar merupakan kekuatan ekonomi yang belum sepenuhnya dikelola secara optimal.

Andi Ahmad S
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:46 WIB
Dicalonkan PWNU Jatim, Cicit KH Hasyim Asy'ari Usung Dua Agenda Besar untuk PBNU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin saat diwawancarai awak media. (Dimas Angga/SuaraJatim)
Baca 10 detik
  • Atas dukungan PWNU Jawa Timur, Gus Kikin maju sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35.
  • Gus Kikin menggagas penerapan kembali Qanun Asasi warisan para pendiri sebagai rujukan utama organisasi PBNU.
  • Besarnya jumlah warga Nahdliyin akan dioptimalkan Gus Kikin untuk membangun kekuatan kemandirian ekonomi umat.

“Ekonomi itu tidak lepas dari pasar. Pasarnya NU itu dengan jumlah warganya yang begitu besar. Itu sebenarnya akan menjadi pasar ekonomi,” tuturnya.

Gus Kikin menilai penguatan ekonomi NU tidak boleh hanya bertumpu pada pola ekonomi konvensional. Perkembangan ekonomi digital juga harus menjadi bagian dari strategi untuk membangun kemandirian warga.

“Ekonomi digital ikut, tinggal caranya saja. Yang terang, warganya yang jumlahnya banyak ini kalau ditata ekonominya akan menjadi menarik,” ujarnya.

Dengan jumlah warga yang besar, Gus Kikin melihat NU memiliki peluang membangun ekosistem ekonomi yang kuat, mulai dari sektor usaha konvensional hingga ekonomi digital.

Baca Juga:Terobosan Muktamar NU: Bahas Usulan Zakat Jadi Diskon Langsung Pajak Terutang

Sementara ketika ditanya mengenai sosok yang layak menduduki posisi Rais Aam PBNU, Gus Kikin memilih tidak menyebut nama.

Namun, ia memberikan gambaran mengenai kriteria Rais Aam berdasarkan tradisi NU pada masa lalu. Menurutnya, seorang ulama yang berada di posisi tertinggi Syuriyah harus memiliki kedalaman ilmu sekaligus menjadikan keilmuannya sebagai dasar dalam menjalankan kehidupan dan aktivitasnya.

“Rais Aam zaman dulu memang dari sisi keilmuannya, keilmuannya mumpuni. Yang terbaik itu namanya ulama adalah yang menjaga keilmuannya. Jadi amalan-amalannya atau semua kegiatannya berbasis dari keilmuannya itu,” ucap Gus Kikin.

Di tengah dinamika pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin kini membawa tawaran yang menempatkan dua agenda besar dalam satu arah menguatkan kembali fondasi NU melalui Qanun Asasi dan mengubah besarnya jumlah warga Nahdliyin menjadi kekuatan ekonomi yang lebih terorganisasi.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Baca Juga:Muktamar NU 'Haramkan' Ketum & Rais Aam Rangkap Jabatan Politik: Drama Alot yang Berakhir Manis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak