Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia di Semarang, Gubernur Khofifah puji riset stem cell dan kanker, serta dorong hilirisasi teknologi kesehatan untuk kemandirian nasional.

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani
Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB
Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi pusat riset PT Stem Cell and Cancer Research Indonesia (SCCR Indonesia) di Semarang, Minggu (13/9/2026). (Dok. Pemprov Jatim)

Menurut Khofifah, keterhubungan antara peneliti dengan dunia pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam proses hilirisasi. Hasil penelitian perlu memiliki ruang untuk dikembangkan, diuji, diterapkan secara bertanggung jawab, dan pada akhirnya memberikan solusi atas kebutuhan kesehatan masyarakat.

Ia menambahkan, pengalaman melihat langsung pengembangan riset stem cell di SCCR Indonesia menjadi perspektif penting bagi Jawa Timur dalam memperkuat kolaborasi riset kesehatan di daerah.

“Kita semua mendorong, mendukung bagaimana para expertise di bidang teknologi stem cell di Semarang ini bisa terus mendapatkan ruang untuk mendedikasikan seluruh ilmu yang bisa dirasakan manfaatnya lebih luas lagi oleh masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Khofifah bahkan melihat potensi pengembangan pusat riset dan layanan stem cell di Indonesia untuk memiliki daya jangkau yang lebih luas di masa mendatang. Dengan penguatan kapasitas riset, teknologi, sumber daya manusia, dan layanan medis, Indonesia berpeluang menjadi salah satu rujukan pengembangan layanan berbasis teknologi kesehatan di kawasan.

Baca Juga:Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan

“Dari proses perencanaan ke depan rasanya ini bisa menjadi center of gravity dari proses pelayanan stem cell tidak hanya di Indonesia, tidak hanya di ASEAN, tapi juga di sangat banyak negara akan melihat bahwa anak bangsa ini sudah melahirkan hasil-hasil riset yang luar biasa di bidang kedokteran, terutama, dan sudah memberikan layanan medik yang luar biasa,” katanya.

Ia pun menegaskan, kekuatan utama yang perlu terus dikembangkan bukan hanya kemampuan melakukan penelitian, tetapi juga memastikan hasil penelitian dapat diimplementasikan secara bertanggung jawab untuk mendukung pelayanan kesehatan.

“Jadi bukan hanya risetnya, tapi juga hasil risetnya sudah diimplementasikan dengan memberikan layanan yang luar biasa,” kata Khofifah.

Khofifah berharap pengembangan riset kesehatan berbasis teknologi tinggi di Indonesia terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta para pakar. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar inovasi kesehatan dapat berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas.

“Dan tentu kita terus doakan tempat ini terus berkembang dan sukses ke depannya,” pungkasnya. ***

Baca Juga:Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak