- Tiga warga Jember turut menjadi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo pada Minggu (13/9/2026).
- BPBD Jember mengerahkan Tim Reaksi Cepat untuk mengumpulkan data fisik korban guna keperluan identifikasi Tim DVI Polda Jawa Timur.
- Hingga kini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap 129 korban yang belum ditemukan dari total manifes kapal.
SuaraJatim.id - Duka kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo turut menyelimuti Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak tiga warga setempat dipastikan masuk dalam daftar 129 penumpang yang hingga kini nasibnya masih belum diketahui di tengah luasnya Laut Jawa.
Tiga korban tersebut teridentifikasi sebagai M. Abdul Rosyd (30), warga Desa Seruni, Kecamatan Jenggawah; Niki Armi (34), warga Desa Karangduren, Kecamatan Jenggawah; serta Afii, warga Desa Seputih, Kecamatan Mayang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, menuturkan bahwa dua di antaranya, yakni Rosyd dan Niki, menaiki kapal nahas tersebut dalam rangka tugas mengantar logistik.
"Keduanya adalah pengemudi dan kernet truk ekspedisi yang hendak mengirimkan muatan barang menuju Banjarmasin dengan rute penyeberangan dari Surabaya," terang Edy di Jember, Rabu (16/9/2026).
Baca Juga:Jaga Mama Ya: Pesan Terakhir Mualim KM Virgo Sebelum Hilang di Laut Jawa
Sementara itu, identitas korban ketiga bernama Afii baru saja terkonfirmasi pada Rabu pagi setelah pihak keluarga melapor secara resmi.
Menanggapi temuan anyar ini, BPBD Jember langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke kediaman korban di Kecamatan Mayang.
Sebagai langkah antisipasi medis dan identifikasi darurat, personel BPBD Jember telah mendatangi rumah para keluarga korban guna mencatat data fisik secara mendalam (ante-mortem).
Data rekam fisik ini meliputi ciri-ciri khusus tubuh, pakaian terakhir yang dikenakan, hingga rekam medis korban yang nantinya langsung diintegrasikan ke Pos SAR Basarnas Jember untuk diteruskan ke Basarnas Pusat dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.
"Pengumpulan data fisik detail ini sangat krusial bagi prosedur Tim DVI apabila ketiga korban nantinya ditemukan oleh tim pencarian di laut lepas," ungkap Edy.
Baca Juga:Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura
Musibah karamnya KM Virgo Transport 8 sendiri terjadi pada Minggu (13/9/2026) dini hari saat kapal jenis Ro-Ro bermuatan ratusan penumpang itu melintasi perairan Masalembo dalam pelayaran Surabaya menuju Banjarmasin.
Merujuk pembaruan data Basarnas hingga Selasa (15/9) malam, dari total 243 orang yang tercatat di dalam manifes kapal, baru 114 orang yang berhasil dievakuasi. Rinciannya, 108 penumpang dinyatakan selamat dan 6 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kini, tim SAR gabungan masih berpacu dengan waktu menyisir lautan demi mencari 129 korban yang masih raib, termasuk tiga warga asal Jember tersebut.
"Harapan dan doa kami tentu mereka dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Kami terus memantau dan berkoordinasi intensif dengan BPBD Jawa Timur untuk setiap perkembangan proses evakuasi di lapangan," pungkas Edy. (ANTARA)