- Seorang buruh bangunan berusia 69 tahun tewas tertimpa reruntuhan tembok rumah tua di Magetan pada hari Jumat.
- Kecelakaan kerja tersebut terjadi saat korban bersama rekan-rekannya sedang membongkar bangunan secara manual.
- Dinding bangunan yang sudah lapuk tiba-tiba ambruk ke arah belakang dan menimpa para pekerja di lokasi.
SuaraJatim.id - Niat merobohkan dinding rumah tua justru berujung maut bagi seorang buruh bangunan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Sabar (69), warga Kelurahan Lembeyan Kulon, tewas seketika setelah tertimpa reruntuhan material tembok yang ambruk ke arahnya saat proses pembongkaran berlangsung, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.
Peristiwa nahas itu terjadi di kediaman milik Sukirman (55), sebuah bangunan rumah yang diketahui telah terbengkalai dan tidak dihuni selama hampir satu dekade.
Kecelakaan kerja bermula ketika korban bersama dua rekannya berupaya merobohkan bagian tembok secara manual dengan cara mendorongnya. Namun, kondisi struktur bangunan yang sudah lapuk membuat arah jatuhnya material sulit diprediksi.
Baca Juga:Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama
Alih-alih tumbang ke depan sesuai arah dorongan, dinding tersebut justru patah dan ambruk membalik ke arah para pekerja.
"Tadi sedang membongkar rumah tua. Pas temboknya didorong, robohnya justru terbalik dan langsung menimpa para pekerja," ujar perangkat Kelurahan Lembeyan Kulon, Suprapto dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Dentuman material beton dan bata seketika mengubur dua orang pekerja. Sabar yang berada di posisi paling rawan mengalami cedera parah pada bagian kepala dan wajah hingga mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.
Sementara itu, seorang rekan kerjanya yang lain berhasil selamat meski menderita luka berat di bagian kaki dan langsung dilarikan ke Puskesmas Lembeyan untuk penanganan medis darurat.
Mendapat laporan warga, aparat Polsek Lembeyan langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.
Baca Juga:Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter
Kapolsek Lembeyan, Kompol Rochmadi, mengonfirmasi bahwa insiden maut tersebut murni merupakan kecelakaan kerja akibat rapuhnya konstruksi bangunan yang dibongkar tanpa pengaman memadai.
"Hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi memastikan korban tertimpa material saat merobohkan tembok rumah tua. Satu korban meninggal dunia di lokasi, dan satu lainnya mengalami cedera kaki," jelas Kompol Rochmadi.
Usai menjalani pemeriksaan visum di puskesmas setempat, jenazah kakek 69 tahun itu langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.