- Sopir truk towing yang mengantuk memicu tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan di Tol Sumo pada Minggu malam.
- Insiden di KM 718/A tersebut mengakibatkan seluruh pengemudi dan penumpang selamat tanpa ada korban jiwa maupun luka.
- Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu menyebabkan kemacetan panjang serta kerugian materiil kendaraan sekitar sepuluh juta rupiah.
SuaraJatim.id - Akibat kantuk di balik kemudi, sebuah truk towing memicu tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus di KM 718/A ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Minggu (4/10/2026) malam.
Kendati bodi truk sempat melintang hingga dihantam mobil pribadi dan bus antarkota, insiden horor sekitar pukul 20.48 WIB itu nihil korban jiwa maupun luka.
Panit 3 Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, Ipda Siswanto, mengungkapkan bahwa malapetaka bermula saat truk towing bernopol B 9022 KIB yang dikemudikan Anggit (35) melaju dari Solo menuju Surabaya di lajur cepat. Diduga mengalami microsleep (terlelap sesaat), Anggit seketika kehilangan kendali.
"Setibanya di KM 718/A, sopir towing diduga mengantuk berat sehingga kendaraannya oleng ke kiri dan menghantam bagian belakang truk Fuso bernopol DA 8115 JA di depannya," terang Ipda Siswanto, Senin (5/10/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga:Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut
Kerasnya benturan membuat truk towing terpelanting dan berhenti melintang menutup jalur cepat. Dalam hitungan detik, tiga kendaraan yang melaju searah di belakangnya tak sempat menginjak rem secara maksimal.
Tabrakan beruntun pun tak terhindarkan. Mobil Daihatsu Sigra (L 1979 KU), disusul Toyota Innova (N 1506 ABR), serta sebuah bus penumpang (AG 7278 UZ) berturut-turut menabrak bodi truk yang melintang di tengah kegelapan malam tol.
Meski lima armada mengalami kerusakan ringsek dan saling beradu, nasib baik masih menaungi seluruh penumpang dan pengemudi.
"Alhamdulillah, baik luka berat, luka ringan, maupun meninggal dunia semuanya nihil. Seluruh pengemudi selamat," tegas Siswanto. Kerugian materiil akibat kerusakan fisik kendaraan diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Kecelakaan ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas menuju Surabaya. Jalur tol mengalami kemacetan cukup panjang selama proses evakuasi bangkai kendaraan berlangsung bersama pihak pengelola jalan tol.
Baca Juga:Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal
Kondisi jalur yang ramai lancar dan cuaca cerah di lokasi kejadian semakin menguatkan bahwa insiden murni dipicu faktor kelalaian pengemudi akibat kelelahan fisik.
PJR Ditlantas Polda Jatim kembali mewanti-wanti pengguna jalan raya, khususnya pengendara di jalur cepat antarprovinsi, agar tidak meremehkan rasa kantuk.
"Jangan pernah memaksakan diri di balik kemudi. Jika kelopak mata sudah berat, segera tepikan kendaraan di rest area terdekat. Ingat, keselamatan nyawa jauh lebih berharga daripada mengejar waktu tiba," pungkas Siswanto.