- Warga bernama Arif Effendi menyelami Sungai Sekayu sedalam lima meter tanpa alat selam untuk mencari bocah tenggelam.
- Korban berusia lima tahun bernama Sabil ditemukan di dasar sungai pada Jumat (9/10/2026) dengan kondisi kaki terjepit batu.
- Arif berhasil mengangkat korban ke permukaan setelah melepaskan kakinya yang tersangkut, namun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
SuaraJatim.id - Tanpa peralatan selam, Arif Effendi memberanikan diri menyelami dasar Sungai Sekayu di Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Di kedalaman sekitar lima meter, warga setempat itu berupaya mencari seorang bocah berusia lima tahun yang tenggelam pada Jumat (9/10/2026).
Upaya pencarian itu berlangsung menegangkan. Saat menyusuri dasar sungai, Arif merasakan bagian tubuh korban.
Namun, bocah yang biasa dipanggil Sabil tersebut tidak bisa langsung diangkat ke permukaan karena kakinya terjepit di sela-sela batu padasan.
Arif harus lebih dulu melepaskan tubuh korban dari jepitan batu sebelum membawanya naik ke permukaan air.
Baca Juga:Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas
"Saya tadi nyelam, terus kerasa ada tangannya, tetapi saya coba tarik tidak bisa," ungkap Arif melansir Beritajatim--jaringan Suara.com.
Arif mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut setelah pulang kerja. Seseorang memberitahunya bahwa ada bocah tenggelam di Sungai Sekayu. Tanpa menunggu lama, ia langsung menuju lokasi untuk membantu pencarian.
Setibanya di lokasi, Arif mendapati sejumlah warga telah berkumpul. Beberapa orang juga berupaya menyelam untuk mencari korban, tetapi belum berhasil menemukannya.
Arif kemudian memutuskan ikut menyusuri dasar sungai. Dengan kedalaman air yang diperkirakan mencapai lima meter, ia berusaha mencari keberadaan korban tanpa menggunakan peralatan selam.
Saat menemukan tubuh Sabil, Arif tidak bisa langsung menariknya ke atas. Bagian kaki korban tersangkut di sela-sela batu padasan sehingga harus dilepaskan terlebih dahulu.
Baca Juga:Lolos dari Maut Masalembo: Kisah Koki KM Virgo Bertahan 9 Jam Sambil Menelan Air Laut Campur Solar
“Saya keluarkan dulu kaki yang terjepit, baru saya angkat ke atas. Tadi nyepit di padasan itu,” katanya.
Pencarian disebut mulai dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB dan berlangsung kurang lebih satu jam hingga korban ditemukan. Setelah berhasil melepaskan tubuh korban dari jepitan batu, Arif akhirnya membawa bocah tersebut ke permukaan.
Arif mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi awal hingga Sabil tenggelam. Informasi yang diterimanya hanya menyebut korban diduga sedang mandi di sungai.
Menurut Arif, lokasi tersebut lebih dikenal warga sebagai tempat memancing, bukan tempat yang biasa digunakan anak-anak untuk mandi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sabil ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Sekayu, Dukuh Tengah, Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.
Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, menyebut korban bermain bersama dua temannya tanpa pengawasan orang dewasa.