SuaraJatim.id - Aksi demo Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) di depan Kantor Gojek, Jalan Raya Ngagel Surabaya, Jawa Timur diwarnai aksi pembakaran keranda mayat dan ban mobil.
Meski begitu, petugas kepolisian memadamkan api yang membakar simbol tersebut.
Sebelum massa menggelar aksi pembakaran di depan Kantor Gojek Jalan Ngagel Surabaya, beberapa orang berjalan di kerumunan massa sambil memanggul keranda yang sudah dibalut dengan kain warna putih.
Ditengah perjalanan menuju depan Kantor Gojek, ribuan massa mengiringinya dengan sholawat.
"La Ila Haillallah, La Ila Hailallah, La Ila Haillallah Muhammadurrasullah."
Pembakaran keranda mayat itu berlangsung sekitar satu jam. Simbol pembakaran keranda mayat diartikan sebagai matinya kesejahteraan pengemudi transportasi online.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi sempat menghentikan aksi membakar keranda tersebut. Lantaran, lokasi pembakaran berdekatan dengan truk para demonstran. Namun massa tidak menghiraukan.
Dengan semangat, massa tetap membakar keranda tersebut ditambah dua buah ban yang juga sudah mereka siapkan. Api langsung berkobar tinggi, sebab angin di lokasi cukup kencang.
"Bakar-bakar, bakar aja, lanjut," teriak para demonstran.
Baca Juga: Merasa Difitnah, Timses Jokowi Laporkan Tirto.id ke Dewan Pers
Melihat api semakin membesar, polisi terpaksa mengambil tindakan memadamkan keranda tersebut untuk mencegah api menjalar ke motor ataupun truk yang ada di sekitarnya.
Selanjutnya, para demonstran membubarkan diri dan menuju Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo untuk melanjutkan aksinya.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Uangnya Kelihatan Baru, Eh Ternyata Palsu! Penjual Jamu di Blitar Jadi Korban
-
Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Dramatis! Detik-detik Teriakan Tetangga Selamatkan Lansia dari Kebakaran di Situbondo