Agung Sandy Lesmana
Kamis, 04 April 2019 | 20:46 WIB
Sandiaga Uno menyapa ribuan guru PAUD di Surabaya. (Suara.com/Ali)

SuaraJatim.id - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut  02, Sandiaga Uno menyapa ribuan Guru Pendidikan Usia Dini (PAUD) di DBL Arena Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/4/2019) sore.

Banyak keluhan yang disampaikan Guru-guru PAUD dihadapan Sandiaga. Diantaranya tidak diakuinya sebagai guru, honor yang rendah dan pembukaan moratorium S1 pendidikan guru PAUD di perguruan tinggi.

"Saya sangat berterimakasih pad guru-guru PAUD yang sudah menyampaikan aspirasinya dan walaupun banyak yang tidak hadir karena ada himbauan atau ancaman. Tapi Alhamdulillah dari 1000-1500 yang hadir bisa menyampaikan keinginan mereka untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru PAUD dan kualitas mutu pendidikan anak usia dini," ujar Sandiaga di depan para guru.

Sandiaga Uno menyapa ribuan guru PAUD di Surabaya. (Suara.com/Ali)

Sandiaga berjanji, jika dirinya bersama Prabowo dipercaya memimpin Indonesia akan menyejahterakan para guru PAUD.

"Prabowo-Sandi memberikan komitmen bahwa kita akan memberikan komitmen lebih kepada guru-guru PAUD yang sudah mengabdi memastikan generasi masa depan kit yang cerdas dan berakhlakul karimah," janjinya.

Sandiaga Uno menyapa ribuan guru PAUD di Surabaya. (Suara.com/Ali)

Dalam pertemuan tersebut, para guru PAUD juga menyodorkan perjanjian politik. Ada 5 komitmen yang disodorkan ke Sandiaga Uno.

Berikut 5 Komitmen Indonesia Menang untuk PAUD:

1. Paud menjadi satu kesatuan pendidikan seperti jenjang pendidikan yang lainnya.

2. Meningkatkan kesejahteraan praktisi PAUD (saat ini honor guru perbulan untuk paud terbaru 100-250 ribu per bulan).

Baca Juga: Pengamat Kecewa Sri Mulyani Cabut Aturan E-commerce

3. Meningkatkan profesionalisme para praktisi PAUD (memberi bantuan biaya untuk selesaikan studi S1 paud sebagai persyaratan memberikan pembelajaran di paud atau akta mengajar sebagai guru PAUD)

4. Membuka moratorium S1 PAUD di perguruan tinggi secara berkala

5. Melakukan akreditasi bagi praktisi PAUD.

Kontributor : Achmad Ali

Load More