SuaraJatim.id - Masyarakat Kabupaten Tuban, Jawa Timur dihebohkan dengan beredarnya kalender pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dengan logo pemkab setempat di bagian kiri atas.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tuban Fathul Huda menanggapi hal tersebut dan menyesalkan adanya kalender tersebut.
"Kita sangat sesalkan, karena kalender itu mencatut logo Pemkab Tuban," katanya seperti dilansir TIMES Indonesia - jaringan Suara.com, Rabu (10/04/2019).
Menurut Fathul, pemerintah harus netral dalam pemilihan kepala negara yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.
Lebih lanjut, Fathul menambahkan, jika ada keterlibatan ASN dalam pencatutan logo Pemkab Tuban dalam kalender itu, pihaknya menegaskan tak segan untuk memecatnya.
"Kalau ada ASN yang terlibat dan terbukti, akan langsung kita pecat," tegas Fathul.
Meski begitu, hingga saat ini, Bawaslu Tuban masih tengah menyelidiki beredarnya kalender tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Bawaslu Tuban mengamankan dan menginventarisasi kalender bergambar Paslon Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo - Sandi yang beredar di wilayah setempat, lantaran terdapat gambar yang menyerupai logo Pemkab Tuban di sebelah kiri atas kalender.
Bawaslu setempat, sedikitnya menyita 19 lembar kalender yang saat ini diamankan di kantor Bawaslu Tuban.
Baca Juga: Suap Taufik Kurniawan, Ketua PAN Jateng Akui Ada Komitmen Fee Urus DAK
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey