- Polda Jawa Timur menangkap pria berinisial AHK di Demak karena meretas ratusan situs lembaga pendidikan dan pemerintah pada Kamis (30/7/2026).
- Pelaku menjual domain situs yang diretas melalui platform SX Market untuk dijadikan sarana promosi perjudian online dengan keuntungan Rp400 juta per tahun.
- Penyidik menyita sejumlah barang bukti elektronik dan menjerat tersangka dengan Undang-Undang ITE dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.
SuaraJatim.id - Direktorat Reserse Siber Polda Jatim mengungkap kasus peretasan ratusan website milik sekolah, perguruan tinggi, dan instansi pemerintah yang dimanfaatkan sebagai sarana promosi judi online.
Seorang pria berinisial AHK, warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ditangkap setelah diduga menguasai domain sejumlah situs resmi dan menjualnya kepada jaringan promosi perjudian online.
Direktur Reserse Siber Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Bimo Ariyanto mengatakan pelaku menyasar situs dengan tingkat kunjungan tinggi, terutama website sekolah dan perguruan tinggi, agar promosi judi online dapat menjangkau lebih banyak pengguna internet.
"Tersangka melakukan peretasan atau menguasai akun milik sekolah maupun universitas. Ada puluhan sekolah dan puluhan universitas, khususnya di Jawa Timur, yang sudah diretas dan dikuasai domain-nya untuk kemudian dijual. Ketika website tersebut diklik, akan muncul subdomain yang berisi promosi perjudian," kata Bimo di Surabaya, Kamis (30/7/2026).
Kasus tersebut terungkap saat Direktorat Reserse Siber Polda Jatim melakukan patroli siber dalam rangka memantau sekaligus mencegah penyebaran konten perjudian daring. Dari hasil patroli, penyidik menemukan sejumlah website resmi lembaga pendidikan yang telah berubah fungsi menjadi media promosi judi online akibat diretas.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga memanfaatkan celah keamanan pada website milik sekolah, perguruan tinggi, maupun instansi pemerintah. Setelah berhasil masuk ke sistem elektronik korban, pelaku menyisipkan file tertentu yang menyebabkan sistem keamanan terganggu sehingga lalu lintas data dapat dikuasai.
"Tersangka memanfaatkan kelemahan website milik instansi, sekolah maupun perguruan tinggi. Setelah sistem keamanannya rusak, data lalu lintas internet dikuasai tersangka, lalu dijual melalui platform SX Market sehingga domain maupun subdomain tersebut digunakan untuk promosi perjudian," ujar Bimo.
Polisi menduga pelaku memperoleh keuntungan hingga sekitar Rp400 juta setiap tahun dari aktivitas ilegal tersebut.
Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon seluler, akun dompet digital DANA, rekening Bank Danamon dan Bank Mandiri, akun Facebook, akun WhatsApp, serta tiga akun Telegram yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas kejahatan siber tersebut.
Baca Juga: Polda Jatim Ringkus Komplotan Penjual OTP Bermodal 25 Ribu SIM Card yang Raup Rp1,2 Miliar
Saat ini AHK telah ditahan untuk menjalani proses hukum. Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 32 ayat (1) dan/atau Pasal 33 juncto Pasal 48 dan/atau Pasal 49 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
"Tersangka terancam pidana penjara paling lama lima tahun," kata Bimo.
Polda Jawa Timur mengimbau seluruh pengelola website instansi pemerintah maupun lembaga pendidikan untuk meningkatkan sistem keamanan digital secara berkala guna mencegah penyalahgunaan oleh pelaku kejahatan siber.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT