SuaraJatim.id - Truk pengangkut BBM dengan nopol N 8052 UV mengalami kecelakaan di jalan raya Pacitan – Solo, tepatnya di Desa Ngadirejan kecamatan Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur, Selasa (23/4/2019). Truk pengangkut BBM itu disopiri oleh Muklis, warga asal Pasuruan.
Kanit laka lantas, Ipda Amrih Widodo mengatakan saat melintas di lokasi kejadian, mobil melebar keluar aspal. Kemudian truk pengangkut BBM jenis solar non subsidi itu terperosok masuk ke jurang.
”Kecelakaan terjadi karena sopir juga belum menguasai medan yang dilalui,” kata Amrih Widodo seperti diberitakan beritajatim.com - jaringan Suara.com.
Amrih menerangkan, truk pengangkut BBM itu terperosok ke jurang hingga kedalaman 7 meter. Beruntung, sopir dan kernetnya selamat, hanya luka-luka ringan dan langsung dilarikan ke puskeamas terdekat.
Proses evakuasi kata dia, masih menunggu tim dari perusahaan untuk mengambil solarnya.
”Kerugian materil ditaksir memcapai Rp. 75 juta,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Kompas Abad Kedua: Gus Kikin Ingatkan Konstitusi Tertinggi Milik Nahdlatul Ulama bukan AD/ART
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung