SuaraJatim.id - Mengetahui ada Ketua KPPS meninggal dunia di Surabaya, Wali Kota Tri Rismaharini mengutus kepala dinas kesehatan untuk mengawal kondisi kesehatan para PPS dan PPK di Kota Pahlawan itu.
Menurut Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser, Wali Kota Risma menyampaikan belasungkawa pada keluarga Sunaryo, anggota KPPS TPS 13, Kelurahan Kapas Madya Barat, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.
"Melalui kami, ibu Risma mengucapkan belasungkawa kepada keluarga pak Sunaryo," ujarnya melalui telepon, Rabu (24/4/2019) malam.
Selain itu, para Rabu malam itu juga Wali Kota Risma telah mengintruksikan kepala Dinkes Surabaya untuk menerjunkan tim medis agar mengawal kesehatan para petugas PPS dan PPK yang masih melakukan rekapitulasi suara Pemilu 2019 di 31 kecamatan.
"Ibu Risma juga mengintruksikan Kepala Dinas Kesehatan menerjunkan tim kesehatan untuk pendampingan medis masing-masing personel anggota PPK dan PPS," imbuh Fikser.
Diketahui sebelumnya, Sunaryo meninggal karena kelelahan saat bertugas di KPPS TPS 13 di Kelurahan Kapas Madya Barat, Kecamatan Tambaksari, 17 April kemarin.
Saat ini, jenazah sudah dimakamkan di TPU Rangkah, Surabaya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Tak Ditanggung BPJS
Berita Terkait
-
Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Tak Ditanggung BPJS
-
144 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Ajak Jajarannya di Daerah Salat Gaib
-
Petugas KPPS di Tambaksari Meninggal karena Kelelahan Angkat Kotak Suara
-
Diduga Kelelahan, Anggota KPPS Kota Batu Keguguran
-
Fenomena Ratusan KPPS Wafat karena Pemilu, Ini Kata Psikolog
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa
-
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Subianto: Saya Tak Ikut Campur
-
Di Tengah Tarik-Menarik Muktamar ke-35 NU, Nama Gus Kikin Menguat: Dari Tebuireng untuk Nahdliyin
-
Tagih Utang ke Gus Yahya, Presiden Prabowo: Beri Saya Kartu NU, Saya Datang Lagi!
-
Gus Yahya Tegaskan NU Tak Bisa Jalan Sendiri, Harus Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah