SuaraJatim.id - Bayi laki-laki berusia 8 bulan yang ditemukan tewas di bawah kolong kasur di rumah orang tuanya diduga merupakan korban pembunuhan. Sebab, dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan ada tanda-tanda kekerasan di tubuh bayi malang itu hingga mengakibatkan tak bernyawa.
"Dugaannya ada tindakan kekerasan pada mayat bayi itu. Kami masih menyelidikinya," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Kamis (25/4/2019).
Namun, Adewira mengatakan bahwa polisi masih menunggu hasil autopsi RS Bhayangkara Kediri untuk memastikan penyebab bayi yang sempat dikandung perempuan berinisial NM (33) tewas.
Sebuah sumber di Polres Blitar Kota mengatakan bahwa kuat dugaan bayi tersebut tewas dibunuh lantaran saat ditemukan mulut bayi dalam keadaan tersumpal kain dan ada bekas cekikan di lehernya.
Kasus ini terungkap ketika NM (33) yang sedang mengandung 8 bulan mengalami pendarahan hebat dan dilarikan ke RSUD Mardiwaluyo, Rabu (24/4/2019) kemarin. Namun setelah ditangani petugas kesehatan, diketahui bayi yang dikandung N sudah tidak ada dalam kandungannya.
Setelah itu, keluarga dan warga sekitar kejutkan dengan penemuan jasad bayi di bawah kolong ranjang rumah janda muda itu tinggal di Jalan Palem, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur.
Atas kejanggalan ini, Ketua Rw setempat, Imam Khawid, pun melapor ke Polsek Sananwetan dan bayi segera diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya
Setelah autopsi selesai dilakukan, pihak keluarga bersama warga memakamkan jasad bayi tersebut di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kelurahan Rembang, Kota Blitar.
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Jumlah Pemilih Dalam PSU di TPS di Kabupaten Ponorogo Ini Menurun
Berita Terkait
-
Diduga Digugurkan Ibu Muda, Bayi 8 Bulan Ditemukan Tewas di Kolong Kasur
-
Ditinggal Ayah ke WC, Bocah Perempuan Tewas Tenggelam di Taman Air Surga
-
Jokowi Menang Telak dari Prabowo di Sejumlah TPS di Blitar
-
Kakek di Blitar Meninggal Mendadak saat Tambal Ban Motornya
-
Foto Jepretan Istri Wali Kota Malang Ini Gegerkan Warga
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU