SuaraJatim.id - Seorang kakek tertabrak kereta api dan terpental sekitar 10 meter dari jalur kereta api. Mulanya, kaek terseut dikabarkan sedang berjoget di jalur kereta api di Desa Klemunan, Kecamatan Wlingi, pada Minggu (12/5/2019) pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian dari salah satu saksi mata mengatakan pria memakai baju seragam dishub berjoget sambil berjalan di jalur kereta api.
Tak lama kemudian dari arah depan pria yang juga mengenakan kain sarung tersebut datang rangkaian kereta api Penataran melaju dan menghantam tubuh si kakek. Tubuh pria tersebut terpental hingga 10 meter dari jalur kereta api dan tewas di tempat.
“Sejumlah warga berusaha memperingatkan korban agar segera menjauh dari jalur kereta namun dia tak bergeming. Dia tertabrak kereta api Penataran yang sedang melaju kencang dan membuatnya terpental sekitar 10 meter,” ujar Kasubag Humas Polres Kabupaten Blitar Iptu M Burhanuddin, Minggu (12/5/2019).
Burhan mengatakan, masinis KA Penataran 432 bernama Sepdian Ananda sudah berusaha membunyikan klakson namun korban tetap berjoget. Kereta tersebut melaju dari Blitar menuju arah Malang dengan lokomotif nomor CC : 2017701.
Burhan mengatakan, berdasarkan keterangan warga setempat korban adalah orang gila yang biasa mondar-mandir di lingkungan Dusun Krakal dan sekitarnya. Ciri-ciri pria tersebut, lanjut Burhan, umur sekitar 60 tahun, badan kurus, rambut hitam, tinggi sekitar 155 cm.
Menurut Burhan, kakek yang mengalami gangguan kejiwaan itu mengalami patah tangan, patah kaki, dan luka parah di bagian kepala.
Kini korban dibawa ke RSUD Ngudi Rahayu Wlingi untuk menjalani autopsi.
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Perkiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini, Pagi Hingga Malam Cerah Berawan
Berita Terkait
-
Persimpangan Liar Kereta Api Jadi Masalah Serius Jelang Mudik Lebaran
-
Jelang Mudik Lebaran, KAI akan Tutup 33 Perlintasan Liar di Jatim
-
Hadapi Mudik Lebaran, Ini yang Dilakukan KAI Daop 5 Purwokerto
-
Detik-detik Sopir Selamat Saat Mobil Tertabrak Kereta Api di Cilegon
-
Sempat Terputus karena Banjir, Jalur KA Pasuruan-Bangil Kembali Beroperasi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan