SuaraJatim.id - Alih-alih merebut sang istri yang digadaikan kepada orang lain, Hori malah salah sasaran dengan membunuh korban bernama Toha (34) hingga tewas.
Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban menjelaskan, aksi pembunuhan itu di latar belakangi utang Hori senilai Rp 250 juta kepada warga bernama Hartono. Awalnya, pelaku hendak melunasi utangnya itu dengan memberikan Hartono sebidang tanah.
Namun, karena tawaran itu ditolak, akhirnya muncul niat Hori untuk merencanakan pembunuhan terhadap Hartono agar sang istri yang sempat digadaikan itu bisa kembali ke pelukannya.
"Ini kasus pembunuhan unik dan baru pertama kali saya tangani, motifnya mengggadaikan istrinya dengan senilai uang,” kata Arsal seperti dikutip Beritajatim.com, Rabu (12/6/2019).
Agar bisa mengambil kembali istrinya itu, Hori pun mengintai keberadaan korban hingga akhirnya berupaya mencegat Hartono sebuah jalan yang kerap dilintasinya di desa Sombo. Kala melihat sosok orang mirip Hartono, Hori langsung mendatangi korban dan mengeksekusinya, namun ternyata yang dibunuh adalah Toha.
Atas perbuatannya itu, Hori kini harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.
Menanggapi kasus ini, Arsal pun mengaku heran dengan Hori yang nekat menggadaikan istrinya kepada orang lain karena terlilit utang. Dia pun menganggap kisah kejahatan Hori ini merupakan hal yang langka dalam dunia kejahatan.
“Kalau betul ini terjadi, berarti ada degradasi moral dan permasalahan sosial yang harus kita benahi bersama,” tandasnya.
Baca Juga: Dapat Ancaman Pembunuhan, Yunarto Wijaya: Ini Bukan Hal Baru
Berita Terkait
-
Pakai Motor Curian Saat Lebaran, Ketahuan Pemilik Asli Saat Silaturahmi
-
Diduga Stres, Pria di Bekasi Bunuh Tukang Sayur dan Bakar Rumah Sendiri
-
Tikam Anak Sendiri hingga Tewas, Mantan Diplomat Jepang Jelaskan Sebabnya
-
Dibangunkan untuk Salat, Hilda Mengamuk dan Tusuk Sang Ayah sampai Tewas
-
Polisi Temukan Beberapa Luka Sayatan di Jasad IRT yang Dibunuh di Kediri
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih
-
MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM
-
Gubernur Khofifah Sampaikan Keberhasilan Nawa Bhakti Satya Saat Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81Jatim
-
Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
-
Cak Ji Sentil Kader PDIP Surabaya: Salah Sedikit, Nama Partai Jadi Taruhan!