- Oknum pegawai kecamatan diamankan usai aniaya empat pekerja SPBU.
- Satu korban patah hidung dan dirawat intensif rumah sakit.
- Polisi periksa pelaku dan motif masih terus didalami.
SuaraJatim.id - Kasus oknum pegawai kecamatan aniaya 4 pekerja SPBU Parengan akhirnya berbuntut panjang. Terduga pelaku yang terekam kamera pengawas (CCTV) kini sudah diamankan aparat Satreskrim Polres Tuban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa oknum pegawai kecamatan aniaya 4 pekerja SPBU Parengan itu terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Cokrokusumo Parengan–Bojonegoro, Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim).
Dalam kejadian oknum pegawai kecamatan aniaya 4 pekerja SPBU Parengan tersebut, empat orang pegawai menjadi korban. Mereka terdiri dari operator hingga mandor SPBU yang saat itu berada di lokasi dan berupaya meredakan situasi.
Diketahui, peristiwa bermula pada Sabtu, 7 Februari 2026 sekitar pukul 18.45 WIB. Terduga pelaku yang mengemudikan mobil berwarna hitam disebut tidak sabar mengantre pengisian BBM. Ia kemudian melakukan penganiayaan terhadap operator bertugas berinisial VPF (23), warga Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
Keributan itu mengundang perhatian mandor SPBU berinisial AN (32). Namun ketika mencoba melerai serta menanyakan persoalan yang terjadi, ia justru ikut menjadi sasaran amukan. Dua pegawai lain yang berusaha membantu menghentikan aksi tersebut juga turut menjadi korban.
Akibat kejadian itu, satu korban dengan inisial P mengalami luka cukup serius. Ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Bojonegoro dan mendapatkan tindakan operasi pada bagian hidung karena patah.
Pada Senin, 9 Februari 2026 malam, polisi kemudian mengamankan terduga pelaku berinisial J yang diketahui merupakan pegawai di salah satu kecamatan. Penangkapan ini dilakukan setelah proses penyelidikan dan pengumpulan keterangan.
Kapolres Tuban AKBP Alaiddin membenarkan adanya pengamanan terhadap terduga pelaku. Saat ini, yang bersangkutan masih diperiksa oleh penyidik.
“Masih proses pemeriksaan,” ujar AKBP Alaiddin, dikutip dari BeritaJatim, Selasa (10/02/2026).
Terpisah, mandor SPBU Parengan, Ali Nasroh menyampaikan kondisi bapak Prasojo saat ini masih dirawat di RSUD Umum Bojonegoro akibat patah hidung. Sementara dirinya bersama dua korban lain hanya mengalami luka ringan.
“Yang parah ya bapak Prasojo itu, awalnya berniat melerai tapi terus dipukul,” kata Ali Nasroh.
Kasus oknum pegawai kecamatan aniaya 4 pekerja SPBU Parengan kini masih ditangani aparat kepolisian. Polisi mendalami motif serta kronologi lengkap guna proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Apakah Polisi Boleh Punya Tato? Ini Aturan Tegas dan Sanksinya
-
Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta
-
Viral Tawuran di Matraman Raya, Polisi Smackdown Pelajar Berpakaian Sekolah
-
Gaya-gayaan Ngaku Polisi dan Todong Warga, Pria di Duren Sawit Habis Dikeroyok Massa!
-
IPW Sebut Pelaku Kekerasan Demo 27 Agustus Bukan Polisi: Ada Pihak yang Ingin Jatuhkan Polri
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026
-
Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru