SuaraJatim.id - Beredar stiker diduga disebar oleh calo tes masuk perguruan tinggi di Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur, Senin (15/7/2019).
Stiker itu menawarkan lolos dalam seleksi mandiri Universitas Brawijaya jurusan Saintek (Sains dan Teknologi) dan soshum (Sosial dan Humaniora).
Kepala Bagian Humas Universitas Brawijaya Kotok Guritno membenarkan beredarnya stiker tersebut.
"Iya mas, kemarin sudah ditangani polisi," kata Kotok dikonfirmasi Suara.com, Selasa (16/7/2019).
Kabar beredarnya stiker tersebut langsung direspon cepat pihak kampus. Seorang pria diduga penyebar stiker tersebut berhasil diamankan.
"Jelasnya dengan Pak Prija Jatmika ya mas. Beliau kuasa atau penasehat hukum UB (Universitas Brawijaya), kemarin langsung menangani bersama polisi," tutupnya.
Stiker diduga praktik percaloan masuk perguruan tinggi itu pun sempat viral di media sosial dan antar grup WhatsApp. Stiker berwarna hitam itu bahkan mencantumkan narahubung atas nama 'Leny'. Berikut ini detail keterangan dalam stiker;
SELEKSI MANDIRI/SELMA UB MALANG 2019, jalur belakang langsung LOLOS, jurusan saintek dan soshum, pembayaran di belakang setelah pengumuman. DIJAMIN LOLOS!!!, Kuota terbatas
Kontributor : Aziz Ramadani
Baca Juga: Bikin Haru! Potret Ayah Ojol dan Putrinya Lihat Penerimaan Universitas
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
5 Fakta Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga Sumenep, Sang Ibu Pendarahan
-
Denada dan Ressa Tak Hadiri Sidang di PN Banyuwangi, Kuasa Hukum Ajukan Perbaikan Gugatan
-
Ironi Siswa Digendong Seberangi Sungai di Ponorogo, Jembatan Tak Kunjung Hadir!
-
Benarkah Kajari Blitar Diperiksa Kejati Jatim? Ini Penjelasannya
-
5 Fakta Guru Telanjangi 22 Siswa di Jember, KPAI Mengecam hingga Berpotensi Langgar Pidana