SuaraJatim.id - AK (44), eks guru sekolah swasta di Surabaya turut dicokok polisi lantaran terlibat kasus prostitusi online. Selain AK, polisi meringkus empat lelaki dan tiga wanita.
Mereka diringkus setelah polisi melakukan penggerebekan pesta swinger alias berhubungan intim dengan beda pasangan di sebuah vila di Tretes, Pasuruan, Jatim pada Jumat (12/7/2019) lalu.
"Saat kita lakukan penggerebekan kedapatan tiga pasangan dan satu bujang," kata Kanit V Aldi Sulaiman Kriminal Umum Polda Jatim Aldi Sulaiman, Kamis (18/7/2019).
Dari pengungkapan kasus ini, polisi hanya menetapkan sebagai tersangka. Sementara, para pelaku yang ikut ditangkap dalam pesta seks tersebut dipulangkan.
"Dari tiga pasangan, inisial AK (44) kita jadikan tersangka. Sedangkan yang lainnya kita pulangkan," kata dia.
Pengakuan tersangka AK, 'Happy Seks' dalam satu ruangan dilakukan tiga pasangan termasuk dirinya. Untuk pasangan lain, bisa bertukar pasangan dengan satu bujang yang tidak memiliki pasangan.
"Saya bersama pasangan saya, dan yang lainnya bisa bergantian (swinger)," ujarnya.
Di depan para awak media, AK mengaku sudah empat kali menggelar pesta seks. Dalam bisnis lendir ini, AK mempromosikannya melalui akun Twitter.
"Jadi pesta itu terjadi karena ada permintaan dari user. Kalau tidak ada yang minat kita tidak adakan," pungkasnya.
Baca Juga: Minta Foto Hot, Begini Pengakuan Terdakwa Seks Swinger di Surabaya
Dalam kasus ini, AK terancam pidana satu tahun penjara lantaran dianggap melanggar Pasal 296 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkan cabul dan Pasal 506 KUHP tentang tindak pidana mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan.
Berita Terkait
-
Plus Sewa Hotel, Akhmad Patok Jasa Threesome Istri Rp 3 Juta
-
Akhmad, Suami yang Jual Istri untuk Threesome Ternyata Tukang Servis AC
-
Nyambi Jadi Germo, Mahasiswa Ini 2 Jam Sekali Unggah Foto PSK di Twitter
-
Prostitusi Online 'Violet' di Banten Terbongkar, Begini Cara Kerjanya
-
Layanan Jasa Prostitusi Online 'Violet' di Banten Terbongkar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026