SuaraJatim.id - Pengadilan Agama Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat populasi perempuan yang berstatus janda dari Januari hingga Juni 2019 mencapai 906 orang.
Jumlah tersebut sesuai putusan perkara perceraian yang masuk ke PA Sumenep hingga pertengahan tahun 2019.
Panitera Muda Permohonan Pengadilan Agama Sumenep Rahayuningrum, saat ditemui di ruangannya mengatakan, sejak Januari hingga Juni 2019 perkara yang diterimanya mencapai 1.006 kasus.
Rinciannya, perkara yang telah diputus sebanyak 906 , sementara 100 perkara lain masih dalam proses.
"Data itu belum termasuk yang bulan Juli, karena belum direkap,” ucap Yuni sapaan akrab Rahayuningrum, Kamis (1/8/2019).
Menurutnya, perkara perceraian yang masuk ke meja sidang didominasi cerai gugat, dibanding cerai talak, dengan rincian 10 persen itu perkara lain lain, cerai talak 40 persen, untuk 50 persennya itu masuk cerai gugat.
Sementara tingginya angka perceraian tersebut disebabkan perselingkuhan melalui media sosial.
Selain itu juga karena faktor ekonomi, perselisihan yang sudah tidak terbendung, serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Kemudian salah satu penyebabnya juga karena ditinggal salah satu pihak, atau masalah tempat tinggal, termasuk pula kawin paksa,” ujarnya.
Baca Juga: Kerap Bertandang ke Rumah Janda Muda, Pria Paruh Baya Digerebek Warga
Dengan tingginya angka perceraian di Kabupaten ujung timur pulau Madura ini, pihaknya berharap kerjasama semua elemen, utamanya Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di setiap kecamatan serta tokoh masyrakat agar memberikan penyadaran lewat penyuluhan atau lewat majlis-majlis taklim yang ada, lebih-lebih persoalan pernikahan dini dan nikah siri.
“Pernikahan ini jangan dilakukan secara siri, tapi harus resmi, karena jika hanya sebatas nikah siri, maka hak hak anak, istri, tidak ada perlindungan hukumnya."
Kontributor : Muhammad Madani
Berita Terkait
-
Kepergok Bobok di Rumah Janda, Kades di Jambi Ngaku Khilaf
-
Terperangkap Godaan Berbie Janda Abal-abal, Dua Pemuda di Depok Dirampok
-
Suami Digeprak Istrinya Karena Bernyanyi Pengen Janda Muda
-
Janda Tamatan SMP Tipu Calon Polwan hingga Ratusan Juta, Begini Modusnya
-
Valentine Berbuah Petaka, Tukang Ojek Dikepung Warga Saat Mesum sama Janda
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api
-
Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
3 Alasan Skin Mobile Legends Terbaru Wajib Dibeli dari GoPay Games Sekarang
-
Dua Jam Lawan Kebakaran, Damkar Padamkan Api yang Hanguskan Rumah Warga Jombang