- Empat WNA perempuan curi emas 135 gram di Surabaya.
- Modus keributan dimanfaatkan untuk mencuri emas toko.
- Pelaku kabur ke Jakarta sebelum akhirnya ditangkap.
SuaraJatim.id - Empat perempuan warga negara asing (WNA) nekat mencuri emas di sebuah toko perhiasan di Jalan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), di malam puncak perayaan Natal, Rabu (24/12/2025). Mereka menyasar emas 16 karat dengan total berat mencapai 135 gram.
Para pelaku berhasil menggondol 52 kalung emas dengan memanfaatkan situasi ramai serta keterbatasan komunikasi di dalam toko. Aksi tersebut baru terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman kamera pengawas dan laporan dari pihak toko emas.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Raditya Herlambang, menjelaskan bahwa kasus WNA Curi Emas Surabaya melibatkan empat perempuan berinisial Yasmeen dan Zara, serta Fara dan Maryam. Para pelaku diketahui berasal dari Pakistan.
“Keempat pelaku setelah melakukan aksinya di Surabaya kabur ke Jakarta,” kata Herlambang, dikutip dari BeritaJatim, Senin (12/1/2026).
Keempat pelaku akhirnya diamankan di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa mereka telah melakukan pemantauan lokasi selama dua hari sebelum melancarkan aksinya di Surabaya.
Dalam menjalankan pencurian, para pelaku saling berbagi peran. Modus yang digunakan adalah menciptakan keributan di dalam toko emas.
Mereka memanfaatkan keterbatasan kemampuan bahasa Inggris dari karyawan toko. Saat beraksi, para pelaku mengenakan pakaian jubah dan kerudung, sementara satu pelaku lainnya menggunakan topi dan masker.
“Mereka membagi kelompok menjadi dua dan menyamar sebagai pembeli lalu membuat keributan,” kata Herlambang.
Satu kelompok menyamar sebagai pembeli kalung, sementara kelompok lainnya berpura-pura membeli anting bayi. Kelompok pembeli kalung bertugas membuat keributan dengan meminta seluruh kalung dikeluarkan dari etalase, bahkan memaki karyawan toko.
“Karena kendala bahasa, karyawan mengeluarkan enam baki yang berisi 84 kalung, dan 84 gelang rantai. Lalu mereka membuat keributan dan salah satu pelaku kedapatan CCTV melakukan pencurian,” jelasnya.
Aksi pencurian tersebut diketahui setelah tiga pelaku yang berpura-pura membeli kalung kabur tanpa melakukan transaksi. Sementara satu pelaku lain yang menyamar sebagai pembeli anting bayi juga langsung meninggalkan toko dan menolak dibuatkan bukti transaksi.
“Komplotan WNA pencuri emas ini telah melakukan pemantauan dua hari sebelum beraksi," kata AKP Raditya.
Berita Terkait
-
115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia
-
Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8
-
Karhutla Masih Melanda Kawasan TNBTS
-
KPK Periksa 3 Saksi Baru dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar
-
Dukcapil DKI: WNA di Jakarta Wajib Ber-SKTT dan Alamatnya Terverifikasi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang
-
Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei
-
Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron
-
Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan