SuaraJatim.id - Kasus kepemilikan ganja seberat 6,7 gram yang menjerat Basis band rock Boomerang, Hubert Henry Limahelu memasuki babak baru.
Pada Kamis (8/8/2019), berkas perkara Henry sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prabowo di Kota Surabaya. Ia mengemukakan penyidik dari Polrestabes Surabaya sudah melimpahkan data dan barang bukti, serta tersangka ke Kejari Surabaya.
"Hari ini tahap keduanya, cuma belum tahu jam berapa, karena belum ada info dari penyidik," ujarnya.
Sementara itu, Penasehat Hukum Henry, Rudy Wedhaswara membenarkan pelimpahan tahap kedua kliennya ke jaksa penuntut umum.
"Benar mas, hari ini dilimpahkan ke jaksa. Sekarang saya menuju Kejari Surabaya," ungkapnya.
Untuk diketahui, Hubert Henry Limahelu alias Henry Boomerang ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya pada Senin (17/6/2019) pukul 03.00.
Dia ditetapkan tersangka atas dugaan kepemilikan ganja seberat 6,7 gram. Penangkapan Henry ini diawali dari penangkapan bandar ganja bernama Dimas Prasetyo, warga Jalan Wisma Lidah Kulon. Pengakuan tersangka Dimas yang akhirnya membuat Henry ditangkap. Henry ditangkap usai manggung di Grand City Mall.
Selain Henry, Polisi juga mengamankan lima orang lainnya yang merupakan pemesan ganja dari bandar yang sama.
Baca Juga: Pakai Ganja untuk Kesehatan, Basis Boomerang Berpesan ke Presiden Jokowi
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Henry dan lima orang lainnya dijerat Pasal 114 ayat 1 subs Pasal 111 ayat 1 Pasal 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun atau maksimal 15 tahun.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri
-
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-139 di Mojokerto, Dekatkan Akses Bahan Pokok Terjangkau
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental