SuaraJatim.id - H-3 jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, pelanggar lalu lintas (lalin) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak dikenakan sanksi tilang berupa denda.
Namun para pelanggar lalin, diberikan hukuman menyanyikan lagu nasional, seperti Indonesia Raya, Hari Kemerdekaan, dan lagu-lagu wajib lainnya.
Kaur Bin Ops Satlantas Polres Sumenep Iptu Maliyanto Efendi mengatakan, penerepan tilang dengan teguran menyanyikan lagu kebangsaan tersebut diharapkan membuat pelanggar lalin tidak mengulangi perbuatannya.
“Mereka tak menggunakan helm, Kalau surat-suratnya lengkap, tidak ditilang melainkan hanya ditegur dengan menyanyikan lagu-lagu kemerdekaan," Katanya, Rabu (14/8/2019).
Di momentum kemerdekaan ini, Satlantas Polres Sumejep juga membagikan bendera kepada sejumlah pengendara di Jl. Trunojoyo Sumenep, hal ini dilakukan dalam rangka menyambut HUT Ke 74 Republik Indonesia.
Selain itu, juga dalam rangka memberikan pendidikan kepada masyarakat di bidang lalu lintas.
"Kami sengaja bagi-bagikan bendera dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme, dan memberikan pendidikan lalau lintas kepada masyrakat” ungkapnya.
Kontributor : Muhammad Madani
Baca Juga: Viral, Mal di Depok Ini Selalu Putar Lagu Indonesia Raya Setiap Mau Buka
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api