SuaraJatim.id - Bayi kembar siam, Aqila dan Azila, asal Kendari, Sulawesi Tenggara yang mengalami dempet dada dan perut (Thoracoabdomino phagus) berhasil menjalani operasi selama lima jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur.
Operasi pemisahan yang dilakukan tim dokter RSUD Dr Soetomo berlangsung selama lima jam operasi.
Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RSUD Dr Soetomo dr Agus Harianto mengatakan operasi separasi pemisahan Aqila dan Azila berjalan lancar.
"Alhamdulillah, Aqila dan Azila berhasil dipisahkan. Semuanya lancar dan tadi pukul 11.55 WIB berhasil dipisah,” ujarnya seperti dilansir Antara di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) pada Rabu (14/8/2019).
Ia mengemukakan, saat ini kedua bayi sudah dibawa ke kamar masing-masing untuk menjalani operasi rekonstruksi. Wakil Ketua Tim Penanganan Kembar Siam RSUD Dr Soetomo dr Poerwadi menjelaskan, sebelumnya tim dokter berhasil melakukan operasi pemisahan liver pada pukul 10.40 WIB.
Bayi dengan penanda warna hijau yakni Aqila, kata dia, mengalami hernia umbilica atau tali pusar bolong dan ususnya masuk ke dalam sehingga saat operasi tali pusar diberikan ke bayi hijau, sementara bayi kuning Azila akan dibuatkan tali pusar.
"Alhamdulilah, jam 10.40 WIB tadi liver dan dinding perut Aqila dan Azila berhasil kami pisahkan, tetapi bayi hijau ada hernia umblicia nanti kami perbaiki sedangkan bayi kuning kami kasih pusar-pusar buatan," ucapnya.
Ia mengemukakan, kondisi Aqila dan Azila saat pembedahan stabil dan pendarahan selama operasi minim hanya sekitar 10 cc. Poewardi sempat mengkhawatirkan mengenai selaput jantung yang dapat mempengaruhi berjalannya operasi.
"Sebab apabila selaput jantungnya Aqila dan Azila terpisah operasinya akan berjalan dengan mudah dan cepat. Namun jika selaputnya tidak terpisah maka salah satu jantung artinya akan bolong," katanya. (Antara)
Baca Juga: Bayi Kembar Siam Rahman dan Rahim Butuh Rp 1 Miliar untuk Operasi Pemisahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara
-
30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan
-
Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya
-
Belum Cetak Laba, Pikap Kopdes Blitar Hancur Ditabrak Fortuner: Kades Bingung Ganti Rugi Rp85 Juta
-
Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur