SuaraJatim.id - Polisi meringkus seorang warga bernama M Arifin alias MA (52) lantaran nekat melakukan aksi penjambretan. Parahnya, aksi kejahatan itu menimpa seorang warga yang baru pulang ke tanah air seusai melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi.
Polisi meringkus Arifin seusai menjambret telepon seluler milik Moh Arifin (45), adik kandung Tuhan Prayitno (53) yang baru tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jatim, Rabu (21/8/2019).
Usai bersalaman dan mengambil ponsel korban, Tuhan, kakak korban yang berada di belakang pelaku pun lantas merebutnya. Sontak upaya penangkapan tersebut pun mengundang keluarga dan warga lain untuk mengeroyok sang pelaku.
"Dia (pelaku) awalnya mengajak adik saya (korban) bersalaman karena pulang haji. Selanjutnya pelaku mengambil HP (handphone) adik saya,” kata Tuhan Prayitno seperti dikutip dari Beritajatim.com, Kamis (22/8/2019).
Mujurnya, nyawa MA masih bisa diselamatkan dari amukan massa setelah polisi dan petugas keamanan yang sedang berjaga di Asrama Haji mendatangi lokasi penjambretan.
Iptu Kastur, Kanit Turjawali (Pengaturan Pengawalan dan Lalulintas) Polrestabes Surabaya menjelaskan, aksi penjambretan itu dilakukan oleh pelaku tunggal. Hal itu diketahui setelah polisi memeriksa sang pelaku seusai diamuk massa.
Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan ponsel pintar milik korban, identitas pelaku dan kendaraan pelaku.
“Pelaku akan diamankan ke Polsek Sukolilo, untuk pemeriksaan awal pelaku mengaku bermain sendirian,” katanya.
Baca Juga: Bandit Modus Tanya Alamat Jambret Emak-emak, Polda DIY Lakukan Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit