SuaraJatim.id - Tiga korban meninggal akibat terbakarnya KM Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan di wilayah Perairan Masalembu Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur telah diserahkan ke pihak keluarga.
"Sudah dikembalikan ke keluargannya hari ini, Minggu (25/8/2019) setelah dilakukan identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Minggu (25/8/2019) malam.
Frans menerangkan, identitas tiga korban meninggal adalah Asfani (54) ABK, Bekti Tri S. ABK dan Wiji (44) penumpang asal Blora, Jawa Tengah.
"Tiga korban yang meninggal teridentifikasi, dua korban adalah ABK dan satu lagi warga Blora Jawa Tengah," terangnya.
Frans Barung mengakatakan, hasil evakuasi yang dilakukan beberapa kapal menyebutkan, total penumpang KM Santika Nusantara berjumlah 308 orang termasuk ABK.
"Yang mengevakuasi ada KM Spill Citra, KM Dharma Fery 7, KM Cundamani dan KM Putra Tunggal 8. Total yang dievakuasi berjumlah 308 orang termasuk yang meninggal," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Kapal Motor (KM) Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan di wilayah Perairan Masalembu Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Kamis (22/08/2019) malam menyebabkan tiga penumpang meninggal dunia.
Informasi tersebut dibenarkan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Masalembu, Taufiqurrahman yang menyatakan tiga korban ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/08/2019) siang.
"Tiga orang yang ditemukan meninggal dunia," katanya singkat kepada wartawan.
Baca Juga: 34 Kapal Terbakar di Muara Baru, Anies Akan Tambah Petugas Damkar Laut
Senada dengan Taufiqurrahman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abdul Rahman Riadi mengemukakan ketiga korban yang meninggal tersebut hingga kini masih dilakukan identifikasi.
"Nama-namanya masih kita lakukan identifikasi," ujarnya.
Untuk diketahui, KM Santika Nusantara yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Balikpapan tersebut terbakar di wilayah Perairan Masalembu, sekitar pukul 20.45 WIB.
Dalam manifes penumpang, kapal tersebut mengangkut 111 orang. Dengan rincian 100 penumpang dewasa, 6 anak-anak dan 5 bayi. Jumlah tersebut belum termasuk jumlah ABK. Selain itu, kapal ini juga mengangkut 83 kendaraan berbagai jenis.
Kekinian, diketahui 89 penumpang dipastikan selamat dan 51 orang di antaranya dievakuasi ke Pulau Masalembu. Rencananya mereka akan dipulangkan besok menggunakan kapal perintis dari Masalembu ke Surabaya.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Tiga Korban KM Santika Nusantara yang Terbakar, Ditemukan Meninggal
-
Kapal Nusantara Rute Surabaya - Balikpapan Terbakar di Sumenep
-
Ini Kronologis Peristiwa di Asrama Papua Surabaya Versi Polisi
-
Jatim Kondusif, Forkopimda Cangkruan Bareng Warga Papua
-
Pelaku Pembacokan Dua Polisi Pura-pura Melapor ke Polsek Wonokromo
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga
-
Terkuak! Semburan Lumpur di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Pipa Raksasa Petrokimia Gresik Bocor
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Peran BRILink Agen di Desa: Giatkan Ekonomi Lokal
-
Survei Arawicaksa: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Hanya 50,1 Persen, Harga Pangan Jadi PR Utama
-
Geger Semburan Lumpur Muncul di Jalan Dupak Surabaya, Warga Khawatir Lapindo Jilid 2