SuaraJatim.id - Tak hanya mengusir kedatangan rombongan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, penghuni Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Nomor 10 Kota Surabaya juga sempat melakukan pelemparan batu dan kursi lipat.
Bahkan dari dalam halaman wisma, penghuni juga berteriak ke arah rombongan Gubernur Papua beserta Gubernur Jawa Timur dan media yang hadir.
"Baca ini, baca ini baca. Bisa baca atau tidak," ujar para mahasiswa sembari menunjuk spanduk bertuliskan 'Siapapun yang Datang Kami Tolak.' teriak mereka.
Selain itu, mereka juga menginginkan rombongan Gubernur Papua dan Gubernur Jawa Timur, untuk melepas aksesoris berbentuk Garuda.
"Lepas Garuda dulu kalau ke sini. Lepas Garuda,' dan teriakan 'Indonesia penjajah,' terdengar teriakan tersebut.
Karena mendapat perlakuan tidak baik, Gubernur Papua dan Jawa Timur beserta rombongan seperti Kapolda Jatim serta Kapolrestabes Surabaya, langsung meninggalkan lokasi yang berada di Jalan Kalasan Surabaya ini.
Selain itu, pagar Wisma tersebut saat ini sudah memasang spanduk 'Referendum is solution'.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Gubernur Enembe dan Khofifah Diusir Penghuni Wisma Mahasiswa Papua
Berita Terkait
-
Gubernur Enembe dan Khofifah Diusir Penghuni Wisma Mahasiswa Papua
-
Diperiksa hingga Ganti Hari, Kasus Asrama Papua Dikepung Versi Korlap Aksi
-
Kasus Asrama Papua, Pendeta Kieth Wambrauw: Kami Minta Polisi Berlaku Adil
-
AMP: Kami Tak Bakal Pulang Sebelum Papua Barat Dikasih Merdeka
-
Pelajar Papua Minta Perlindungan ke Ormas Ini, Abu Janda Bongkar Faktanya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi
-
Jembatan Darurat di Probolinggo Putus Lagi Diterjang Banjir Ekstrem, Akses Warga Terancam
-
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Blitar, 4 Rumah Warga Rusak
-
5 Fakta Korupsi Lampu Hias Probolinggo, Modus Alih Pekerjaan Terbongkar
-
CEK FAKTA: WNI Jadi Tentara AS Klaim Bayar Ratusan Juta Masuk TNI, Benarkah?