SuaraJatim.id - Hiu paus yang sudah satu minggu terjebak di saluran air atau inlet PLTU Paiton Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur akhirnya berhasil dibebaskan oleh tim evakuasi.
Ketua Tim Evakuasi Letkol Inf Imam Wibowo mengatakan hiu paus tersebut berhasil dibebaskan pada Kamis (19/9/2019) sekira pukul 13.00 WIB.
“Dalam proses evakuasi kami menggunakan perahu karet sea rider, serta beberapa sekoci milik Lantamal Banyuwangi,” katanya seperti dilansir Jatimnet.com-jaringan Suara.com.
Diakui Imam, tidak mudah untuk mengevakuasi hiu paus karena ada beberapa kendala. Dua kendala utama tersebut berapa keterbatasan alutsista untuk mengarahkan hiu paus dan kecilnya inlet PLTU Paiton.
“Proses evakuasi memakan waktu sampai empat hari, lantaran ikan terlihat agresif saat dievakuasi. Ini yang menyulitkan tim saat menggiring keluar inlet,” kata Komandan Kodim 0820 Probolinggo itu.
Untuk diketahui, kejadian terjebaknya hiu di saluran air tersebut merupakan kali kedua. Pertama hiu paus terjebak di Inlet PLTU pada tahun 2015 lalu, dan terbaru Kamis 12 September 2019.
Sedangkan tim yang terlibat dalam proses evakuasi ini meliputi beberapa personel dari satuan Kopaska, Lantamal Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut KKP, Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati-KLHK, BPSPL Denpasar, Satwas PSDKP Probolinggo, BBKSDA Jawa Timur, Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Situbondo dan lainnya .
Berita Terkait
-
Hiu Paus Langka Ini Terjebak Empat Hari di Saluran Air PLTU Paiton
-
Gara-gara Beda Bahasa, Turis Ini Dituduh Menganiaya Hiu Paus
-
Ya Allah... Paus Hamil Mati karena Ada 22 Kilogram Sampah Plastik di Perut
-
Hiu Paus Berbobot 300 Kg Terdampar di Pelabuhanratu Sukabumi
-
Hiu Paus Kembali Ditemukan Mati dengan Perut Penuh Sampah Plastik
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah